alexametrics

Kondisi Terkini Bisnis Bumiputera, Ketua OJK: Sudah On Track

loading...
Kondisi Terkini Bisnis Bumiputera, Ketua OJK: Sudah On Track
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, setelah masa-masa sulit PT Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) kini sudah membaik. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) beberapa waktu lalu tengah mengalami kesulitan untuk membayarkan klaim asuransi nasabahnya. Hal tersebut berujung pada pengambil alihan manajemen AJBB oleh pengelola Statuter pada 2016 lalu.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, pasca masa-masa sulit, saat ini kondisi perusahaan tersebut sudah relatif membaik. Pasalnya, perusahaan telah melakukan kerja sama dengan beberapa perbankan dan perusahaan jasa non keuangan lainnya untuk menjual produknya.

Adapun beberapa perusahaan yang digandeng oleh Bumiputera adalah seperti PT PLN (Persero) hingga PT PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Dengan kerja sama tersebut kinerja perusahaan diklaim mulai membaik.



"Bumiputera sudah on track. Ini produk-produk baru sudah di-rolling, sudah kerja sama dengan beberapa bank dan beberapa perusahaan-perusahaan lain meski bukan sektor keuangan dalam melakukan asuransi customer-customer-nya," ujar Wimboh Santoso di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Sambung dia menambahkan, saat ini aset Bumiputera juga terus bertumbuh semakin besar. Dari sisi nasabah, kerjasama tersebut justru menjadi basis yang sangat kuat bagi nasabah pemegang polis.

Lewat tanda-tanda tersebut diharapkan masalah yang menimpa perusahaan bisa segera diatasi. Para nasabah juga bisa menikmati hasil klaim polisnya tanpa perlu khawatir tidak akan dibayar. "Ini dengan cara bisnis normal, kita harapkan segera bisa teratasi dan sebenarnya sudah berjalan dengan baik dan sudah menawarkan produk-produk," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak