alexametrics

Dolar AS Turun Setelah The Fed Mempertahankan Suku Bunga

loading...
Dolar AS Turun Setelah The Fed Mempertahankan Suku Bunga
Dolar Amerika Serikat melemah karena The Fed mempertahankan suku bunga. Foto/Istimewa
A+ A-
BOSTON - Nilai dolar Amerika Serikat jatuh pada perdagangan Rabu waktu setempat, usai Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap stabil, seperti yang diperkirakan sebelumnya. The Fed mempertahankan suku bunga seiring kehati-hatiannya dalam menyikapi prospek ekonomi AS.

Melansir dari Reuters, Kamis (31/1/2019), The Fed meminta investor bersabar dalam kenaikan suku bunga seiring meningkatnya kekhawatiran tentang prospek ekonomi AS. The Fed menambahkan bakal menggunakan berbagai instrumen, jika ekonomi membutuhkan akomodasi moneter yang lebih banyak.

"Pernyataan tersebut dovish. Bahasanya sangat hati-hati," ujar James McCann, ekonom senior di Aberdeen Standard Investments di Boston.



Sikap kehati-hatian The Fed membuat indeks USD melawan enam mata uang utama, merosot 0,4% menjadi 95,455. Dolar AS pun turun 0,5% terhadap yen Jepang menjadi 108,93 ten, dan melemah terhadap franc Swiss di level 0,9944 franc.

Euro naik 0,4% menjadi USD1,1479 karena Bank Sentral Eropa diperkirakan akan menunda pengetatan moneter hingga akhir tahun.

Sebelum pernyataan The Fed, greenback--sebutan dolar AS--sempat menguat, didukung oleh data tenaga kerja swasta Amerika yang kuat di bulan Januari. ADP melaporkan jumlah tenaga kerja swasta AS bertambah 213.000 orang di Januari, mengalahkan perkiraan ekonom sebesar 178.000 orang.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak