3 Negara Anggota BRICS Pendukung Palestina, Salah Satunya Seret Israel ke ICJ
Selasa, 11 Juni 2024 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Setelah berganti rezim, Ayatollah Khomeini beralih membenci Israel. Tak sebatas itu, mereka bahkan menyebut Tel Aviv sebagai ‘Musuh Islam’ dan ‘Setan Kecil’. Kemudian, Iran juga sering dikatakan menjadi pendukung poros perlawanan terhadap Israel. Sebut saja seperti Hamas di Palestina hingga Hizbullah di Lebanon.
3. Rusia
Isu Palestina menjadi salah satu inti dari kebijakan Timur Tengah yang dijalankan Rusia. Meski banyak yang menganggap langkah ini dilakukan untuk mengambil ‘kesempatan’, dukungannya juga cukup kuat bagi Palestina.
Mengutip Ispi, secara internasional Rusia benar-benar dipinggirkan oleh Barat dan sekutunya (termasuk Israel). Sebagai tanggapan, Moskow berusaha mencari peran konstruktif dan membangun kepercayaan di antara negara-negara Timur Tengah yang tidak sejalan dengan pandangan Barat.
Sejak berdirinya Israel, perjuangan kebebasan Palestina menjadi agenda penting dalam kebijakan Timur Tengah Rusia. Mengingat relevansi sejarah dan keterlibatan para pemimpin Rusia hingga sekarang, tidak ada keraguan bahwa Moskow masih benar-benar mendukung perjuangan tersebut.
Sayangnya, peluang Moskow untuk menyelesaikan konflik Palestina tidaklah besar karena statusnya saat ini. Kendati begitu, rasanya Rusia masih lebih layak disebut ‘pendukung kuat’ jika dibandingkan sejumlah negara tetangga Palestina yang terkesan pasif dan sebatas mendukung secara retoris. Itulah tiga negara anggota BRICS yang menjadi pendukung kuat Palestina.
3. Rusia
Isu Palestina menjadi salah satu inti dari kebijakan Timur Tengah yang dijalankan Rusia. Meski banyak yang menganggap langkah ini dilakukan untuk mengambil ‘kesempatan’, dukungannya juga cukup kuat bagi Palestina.
Mengutip Ispi, secara internasional Rusia benar-benar dipinggirkan oleh Barat dan sekutunya (termasuk Israel). Sebagai tanggapan, Moskow berusaha mencari peran konstruktif dan membangun kepercayaan di antara negara-negara Timur Tengah yang tidak sejalan dengan pandangan Barat.
Sejak berdirinya Israel, perjuangan kebebasan Palestina menjadi agenda penting dalam kebijakan Timur Tengah Rusia. Mengingat relevansi sejarah dan keterlibatan para pemimpin Rusia hingga sekarang, tidak ada keraguan bahwa Moskow masih benar-benar mendukung perjuangan tersebut.
Sayangnya, peluang Moskow untuk menyelesaikan konflik Palestina tidaklah besar karena statusnya saat ini. Kendati begitu, rasanya Rusia masih lebih layak disebut ‘pendukung kuat’ jika dibandingkan sejumlah negara tetangga Palestina yang terkesan pasif dan sebatas mendukung secara retoris. Itulah tiga negara anggota BRICS yang menjadi pendukung kuat Palestina.
(nng)
Lihat Juga :