China Ingin Hidupkan Kembali Hubungan Ekonomi dengan Libya Usai Terkubur 13 Tahun
Selasa, 25 Juni 2024 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai imbalannya, Dbeibah mengatakan, pada pertemuan itu: "Libya sangat menghargai peran penting China dalam mendukung proses politik Libya dan rekonstruksi nasional."
Pertemuan itu juga membahas dimulainya proses bagi kedutaan China untuk melanjutkan operasi di ibukota, Tripoli, menurut media Libya.
Namun menurut David Shinn, seorang spesialis China-Afrika dan profesor di George Washington University's Elliott School of International Affairs menerangkan, ketidakstabilan politik yang berkelanjutan di Libya masih membayangi.
"China mendukung Libya bersatu dan mendorong dialog sebagai solusi untuk perbedaan mereka," kata Shinn.
Dia mengatakan, bahwa Libya mengekspor minyak senilai USD36 miliar pada tahun 2023 dan China menyumbang USD2,2 miliar dari total keseluruhan. China ingin terlibat kembali dalam memenangkan kontrak infrastruktur, tambahnya, sementara GNU ingin melihat kembalinya perusahaan-perusahaan China.
Pertemuan itu juga membahas dimulainya proses bagi kedutaan China untuk melanjutkan operasi di ibukota, Tripoli, menurut media Libya.
Namun menurut David Shinn, seorang spesialis China-Afrika dan profesor di George Washington University's Elliott School of International Affairs menerangkan, ketidakstabilan politik yang berkelanjutan di Libya masih membayangi.
"China mendukung Libya bersatu dan mendorong dialog sebagai solusi untuk perbedaan mereka," kata Shinn.
Dia mengatakan, bahwa Libya mengekspor minyak senilai USD36 miliar pada tahun 2023 dan China menyumbang USD2,2 miliar dari total keseluruhan. China ingin terlibat kembali dalam memenangkan kontrak infrastruktur, tambahnya, sementara GNU ingin melihat kembalinya perusahaan-perusahaan China.
(akr)
Lihat Juga :