Saham Melemah, Analis: Garuda Bisa Banyak Kehilangan Investor

Sabtu, 29 Juni 2019 - 17:18 WIB
Saham Melemah, Analis:...
Saham Melemah, Analis: Garuda Bisa Banyak Kehilangan Investor
A A A
JAKARTA - Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada perdagangan Jumat kemarin ditutup anjlok Rp30 atau 7,58% ke level Rp366 per saham.

Pelemahan saham emiten BUMN berkode GIAA disebabkan sentimen negatif hasil pemeriksaan laporan keuangan perusahaan oleh Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelumnya, saham Garuda sempat dibuka pada level tertinggi Rp400. Namun, dengan munculnya berita hasil pemeriksaan laporan keuangan yang diikuti sanksi denda oleh OJK dan BEI, saham GIAA akhirnya terkapar di level Rp366.

Analis dari Quant Kapital Investasi, Hans Kwee, mengatakan Garuda Indonesia harus melakukan tindakan penting untuk meyakinkan investor. Karena investor akan terus memerhatikan kinerja dari perseroan pelat merah ini.

"Investor masih menunggu kinerja GIAA, kalau tidak ambil langkah bisa saja investor hengkang," ujar Hans Kwee saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (29/6/2019).

Dia menyebutkan salah satu upaya mendongkrongk ivestor adalah dengan menunjukkan kinerja yang positif seperti meningkatkan laba perusahaan.

"Jadi solusinya adalah meningkatkan laba perusahaan dan menunjukkan kinerja positif, jadi seperti kenaikan harga tiket bisa membuat laba perusahaan meningkat," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Dia Penggosok Saham-Saham...
Ini Dia Penggosok Saham-Saham BUMN Jadi Kinclong
Saat Garuda Indonesia...
Saat Garuda Indonesia Ditindih Masalah, Harga Sahamnya Bergerak 'Anomali'
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Ada Opsi Tukar Utang dengan Saham
Saham Garuda Sumbang...
Saham Garuda Sumbang Kenaikan Indeks Pagi Ini
Tanggapan Tim Erick...
Tanggapan Tim Erick Thohir Soal Pemegang Saham Minoritas Garuda Rugi Rp11,2 T
Saham Garuda Masih dalam...
Saham Garuda Masih dalam Kurungan BEI, Begini Kata Dirut Irfan Setiaputra
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
12 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
56 menit yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
12 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved