108 Negara Berisiko Terjebak Middle Income Trap, Ada Indonesia?

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 13:42 WIB
loading...
A A A
"Namun terlalu banyak dari negara-negara ini yang mengandalkan strategi yang sudah ketinggalan zaman untuk menjadi negara maju. Mereka terlalu lama bergantung pada investasi atau mereka terlalu cepat beralih ke inovasi," kata dia dikutip dari The Guardian, Jumat (2/8/2024).

Menurut dia diperlukan pendekatan baru pertama-tama fokus pada investasi; kemudian menambahkan penekanan pada infusi teknologi baru dari luar negeri; dan, akhirnya, mengadopsi strategi tiga cabang yang menyeimbangkan investasi, infusi, dan inovasi. "Dengan meningkatnya tekanan demografi, ekologi, dan geopolitik, tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan," jelasnya.

Menurut Bank Dunia, 108 negara diklasifikasikan sebagai negara berpenghasilan menengah pada akhir tahun 2023, masing-masing dengan pendapatan tahunan per kepala berkisar antara USD1.136 hingga USD13.845.

Negara-negara berpenghasilan menengah adalah rumah bagi 6 miliar orang 75% dari populasi global dengan dua dari setiap tiga orang hidup dalam kemiskinan ekstrem. Mereka menghasilkan lebih dari 40% produk domestik bruto global, menjadi sumber lebih dari 60% emisi karbon dan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar daripada negara-negara pendahulunya untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah, populasi yang menua dengan cepat, meningkatnya proteksionisme di negara-negara maju, dan kebutuhan untuk mempercepat transisi energi.

Gill mengatakan bahwa akan sulit bagi negara-negara untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah.

"Kami tidak cukup naif untuk berpikir bahwa ini akan mudah. Negara-negara berpenghasilan menengah harus melakukan keajaiban tidak hanya untuk mengangkat diri mereka sendiri ke status berpenghasilan tinggi, tetapi juga untuk beralih dari jalur pertumbuhan intensif karbon yang akan menyebabkan kerusakan lingkungan," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Rekomendasi
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved