Sanksi Anti-Rusia Membabi Buta, Kepatuhan Bekas Negara Soviet Ini Mulai Tergerus
Minggu, 18 Agustus 2024 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Negara Ini Tak Akan Pernah Jatuhkan Sanksi ke Rusia meski Ditekan UE
Di sisi lain Kazakhstan disebutkan tetap mematuhi sebagian besar pembatasan dalam sanksi Barat . Alasannya karena negara bekas republik Soviet itu tidak akan tahan menjadi sasaran sanksi sekunder.
Zhumangarin juga mengungkapkan, bahwa perusahaan di negara itu yang masuk daftar hitam Departemen Keuangan AS saat ini sudah ditutup.
Ditekankan oleh pejabat tinggi itu bahwa beberapa sanksi yang bertujuan memotong akses Rusia ke produk 'penggunaan ganda' telah merugikan Kazakhstan secara tidak proporsional. Sementara pemerintah Barat tidak berbuat banyak untuk memberi kompensasi kepada negara Asia Tengah, yang berbagi perbatasan terpanjang kedua di dunia dengan Rusia.
Menurut menteri perdagangan, Eurasian Resources Group yang 40% dimiliki oleh Kazakhstan, telah mengalami kerugian besar sejak sanksi memaksa perusahaan berhenti menjual bijih besi ke Rusia dan beralih ke pasar domestik.
Di sisi lain Kazakhstan disebutkan tetap mematuhi sebagian besar pembatasan dalam sanksi Barat . Alasannya karena negara bekas republik Soviet itu tidak akan tahan menjadi sasaran sanksi sekunder.
Zhumangarin juga mengungkapkan, bahwa perusahaan di negara itu yang masuk daftar hitam Departemen Keuangan AS saat ini sudah ditutup.
Ditekankan oleh pejabat tinggi itu bahwa beberapa sanksi yang bertujuan memotong akses Rusia ke produk 'penggunaan ganda' telah merugikan Kazakhstan secara tidak proporsional. Sementara pemerintah Barat tidak berbuat banyak untuk memberi kompensasi kepada negara Asia Tengah, yang berbagi perbatasan terpanjang kedua di dunia dengan Rusia.
Menurut menteri perdagangan, Eurasian Resources Group yang 40% dimiliki oleh Kazakhstan, telah mengalami kerugian besar sejak sanksi memaksa perusahaan berhenti menjual bijih besi ke Rusia dan beralih ke pasar domestik.
Lihat Juga :