Gas Rusia Tak Tergantikan, Uni Eropa Mau Tak Mau Dipaksa Hemat Jelang Musim Dingin

Senin, 19 Agustus 2024 - 15:09 WIB
loading...
A A A
Serangan militer Ukraina belum lama ini ke Kursk Rusia telah meningkatkan kekhawatiran pasar atas aliran melalui Ukraina, namun StanChart menganggap ketakutan ini berlebihan.

Kembali pada tahun 2019, Rusia dan Ukraina menandatangani perjanjian transit pipa lima tahun untuk memasok gas alam ke Eropa. Namun Kiev memberikan sinyal tidak ingin memperbarui pakta tersebut ketika berakhir pada 31 Desember 2024.

Sementara itu kepala energi Uni Eropa, Kadri Simson mengindikasikan bahwa eksekutif Uni Eropa "tidak tertarik" untuk menghidupkan kembali perjanjian tersebut.

Seperti dikutip dari Oilprice, gas Ukraina hanya mencapai 5% dari total impor gas Uni Eropa dari Rusia. Namun Analis senior dari perusahaan analis pasar ICIS, Aura Sabadus memperingatkan, bahwa ustria, Hongaria dan Slovakia kemungkinan akan menjadi bagian yang paling terpukul ketika impor gas Rusia dihentikan.

StanChart mengatakan, ada kapasitas yang cukup di tempat lain untuk menggantikan aliran gas melalui Ukraina. Analis komoditas telah menunjukkan bahwa aliran LNG non-Rusia ke UE menyusut 140 mcm/hari sejak April, namun jika mampu dipulihkan diyakini bisa untuk menggantikan LNG Rusia.

Selain itu analis menilai, memangkas energi Rusia dari Uni Eropa, lebih merupakan kepentingan politik, sesuatu yang tampaknya tidak dimiliki oleh beberapa negara Eropa.Bruegel, sebuah thinktank ekonomi yang berbasis di Belgia menyoroti secara mendalam bagaimana nasib Uni Eropa jika aliran gas Rusia ke Eropa terganggu.

Kesimpulan utamanya adalah bahwa Uni Eropa tidak hanya dapat melewati musim dingin berikutnya tanpa gas Rusia, tetapi juga dapat melakukannya tanpa harus mengalami bencana ekonomi. Tapi dengan beberapa catatan yang harus dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved