Rusia Bakal Bentuk Koalisi Anti-Sanksi Barat, Intip Daftar Penghuninya
Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Sanksi Barat tersebut terutama menargetkan entitas di sektor energi, logam, pertambangan, dan perangkat lunak, yang merupakan bagian krusial dari perang Rusia.
Birichevsky mengatakan, sanksi Barat memaksa Rusia meningkatkan produksi beberapa barang yang sebelumnya didapatkan dengan impor. "Pada 1990-an, kami berpikir bahwa jika kami memiliki minyak dan gas, kami dapat membeli yang lain di luar negeri. Sekarang kami tidak bisa membelinya," katanya.
Sanksi juga telah memaksa Rusia untuk mempertimbangkan menggunakan perdagangan barter dengan China untuk melewati pembatasan, menurut sebuah laporan dari Reuters pada hari Kamis.
Namun di tengah hantaman sanksi, ekonomi Rusia masih terus tumbuh, meski pada tingkat yang melambat. Para ahli memperkirakan, masalah selanjutnya bakal lebih besar mengingat periode isolasi Rusia dari peta besar ekonomi global semakin berlarut-larut.
Pertumbuhan PDB Rusia pada kuartal kedua 2024 melambat menjadi 4% dari 5,4%, menandai tingkat pertumbuhan ekonomi kuartalan terendah sejak awal 2023, menurut laporan AFP. PDB secara total mampu tumbuh 4,7% pada paruh pertama tahun 2024.
Birichevsky mengatakan, sanksi Barat memaksa Rusia meningkatkan produksi beberapa barang yang sebelumnya didapatkan dengan impor. "Pada 1990-an, kami berpikir bahwa jika kami memiliki minyak dan gas, kami dapat membeli yang lain di luar negeri. Sekarang kami tidak bisa membelinya," katanya.
Sanksi juga telah memaksa Rusia untuk mempertimbangkan menggunakan perdagangan barter dengan China untuk melewati pembatasan, menurut sebuah laporan dari Reuters pada hari Kamis.
Namun di tengah hantaman sanksi, ekonomi Rusia masih terus tumbuh, meski pada tingkat yang melambat. Para ahli memperkirakan, masalah selanjutnya bakal lebih besar mengingat periode isolasi Rusia dari peta besar ekonomi global semakin berlarut-larut.
Pertumbuhan PDB Rusia pada kuartal kedua 2024 melambat menjadi 4% dari 5,4%, menandai tingkat pertumbuhan ekonomi kuartalan terendah sejak awal 2023, menurut laporan AFP. PDB secara total mampu tumbuh 4,7% pada paruh pertama tahun 2024.
(akr)
Lihat Juga :