alexametrics

Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Diteken, Sri Mulyani: Akan Jadi yang Tersibuk

loading...
Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Diteken, Sri Mulyani: Akan Jadi yang Tersibuk
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyambut baik rencana pembangunan jalan tol Semarang-Demak yang menurutnya bakal menjadi salah satu jalan tol tersibuk. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyambut baik rencana pembangunan jalan tol Semarang-Demak yang menurutnya bakal menjadi salah satu jalan tol tersibuk. Menurutnya pembangunan jalan tol sangat diperlukan dalam membangun ekonomi nasional, terutama untuk meningkatkan kecepatan pengiriman logistik.

"Jalan tol ini merupakan saah satu yang tersibuk karena banyak dilewati oleh kendaraan logistik. Hari ini menyaksikan PPJR pembangunan jalan tol satu paket tanggul untuk daerah Semarang-Demak," ujar Menkeu Sri Mulyani saat menyaksikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penandatangan perjanjian kerjasama jalan tol (PPJT) jalan tol Semarang-Demak di Jakarta, Senin (23/9/2019).

Sambung dia menerangkan, pembangunan jalan tol Semarang-Demak akan membuat ekonomi di daerah menjadi lebih sibuk karena pengiriman logistik menjadi lebih lancar. "Ini salah satu jalan tol ekonomi tersibuk dan memberikan dampak positif yang sangat besar dari biaya dan kecepatan,” jelasnya.



Selain itu lanjut Sri Mulyani, jalan tol ini juga bisa mengatasi banjir rob yang kerap terjadi di Semarang ketika musim penghujan datang. “Tanggul berguna karena daerah tersebut sering tenggelam dengan adanya tanggul rob bisa diatasi,” terang dia.

Dia menambahkan, dengan dilakukannya penandatangan ini selanjutnya bakal dilanjutkan dengan pencarian kredit perbankan dan setelah itu dilakukan pembangunan. "BUJT sudah bisa memulai pekerjaannya, misal dengan penyiapan lahan dan anggaran. Sehingga ketika mendapatkan pendanaan, konstruksi bisa segera dilakukan," jelasnya
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak