alexametrics

BRI Perluas Kerja Sama dengan Pegadaian

loading...
BRI Perluas Kerja Sama dengan Pegadaian
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama dengan PT. Pegadaian (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman tentang sinergi bisnis. Foto/Dok
A+ A-
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama dengan PT. Pegadaian (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman tentang sinergi bisnis. Ruang lingkup sinergi BUMN ini mencakup Bank BRI beserta entitas perusahaan anak (BRI Group) dengan Pegadaian, penerbitan Kartu Kredit BRI co branding Pegadaian serta pengembangan jaringan bersama untuk jasa dan produk bagi kedua belah pihak.

Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo mengatakan, tujuan utama sinergi ini tentunya untuk peningkatan bisnis, pelayanan serta efisiensi dan efektifitas operasional bisnis bagi Bank BRI dan Pegadaian. Hingga saat ini, tercatat Bank BRI dan Pegadaian sudah menjalin berbagai kerjasama, di antaranya simpanan, pinjaman, cash pooling di 184 titik.

Ditambah payroll, pinjaman karyawan, BRIVA, disbursement non tunai serta collection tabungan emas dan Kredit dengan sistem gadai atau KCA (Kredit Cepat Aman). "Disamping itu, Bank BRI dan Pegadaian juga tengah menggodok kerja sama antara agen BRILink dan agen Pegadaian dimana saat ini izin kerja sama tersebut tengah diproses di OJK," kata Hari di Jakarta, Senin (30/9/2019).



Melalui kerjasama ini tentu saja Bank BRI berharap dapat terus men-support Pegadaian dengan terus menggali potensi bisnis yang mampu memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo, Direktur Bisnis Mikro Bank BRI Supari dan Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto. Penandatanganan kerjasama ini dilangsungkan bersamaan dengan 9 perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN lain di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak