Erick Thohir Ungkap Tujuan Konsolidasi BRI, Pegadaian & PNM, Simak Bocorannya!
Selasa, 01 Desember 2020 - 10:04 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Langkah efesiensi terus dilakukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) . Di mana, pihak kementerian akan melakukan penyatuan platform sejumlah perseroan plat merah.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, sinergitas platform tersebut agar akses pendanaan bagi operasional BUMN menjadi lebih murah. Karena itu platform perseroan yang disinergikan adalah PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani atau PNM, serta PT BRI (Persero).
Baca Juga: Erick Thohir Proyeksi Kinerja BUMN Masih Minus 30 Persen di 2021
Erick mencontohkan, pembiayaan yang dilakukan Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani saat ini masih bergantung pada pembiayaan jangka panjang yang memiliki biaya tinggi. Di mana, pendanaan bagi korporasi besar cukup murah, namun bagi ultra mikro cukup mahal.
"PNM bisnis modelnya sangat bagus, tapi pendanaan sangat mahal jadi ga fair kalau membantu korporasi besar murah tapi ultra mikro mahal. Tapi ini bukan salah PNM, makanya sinergikan dengan BRI. Kalau ke luar pinjam bunganya 9 persen, tapi ke BRI bisa 3 persen, jadi kan hemat 3 persen. Ini kenapa kita sinergikan pegadaian dan PMN," kata Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senin (30/11/2020).
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, sinergitas platform tersebut agar akses pendanaan bagi operasional BUMN menjadi lebih murah. Karena itu platform perseroan yang disinergikan adalah PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani atau PNM, serta PT BRI (Persero).
Baca Juga: Erick Thohir Proyeksi Kinerja BUMN Masih Minus 30 Persen di 2021
Erick mencontohkan, pembiayaan yang dilakukan Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani saat ini masih bergantung pada pembiayaan jangka panjang yang memiliki biaya tinggi. Di mana, pendanaan bagi korporasi besar cukup murah, namun bagi ultra mikro cukup mahal.
"PNM bisnis modelnya sangat bagus, tapi pendanaan sangat mahal jadi ga fair kalau membantu korporasi besar murah tapi ultra mikro mahal. Tapi ini bukan salah PNM, makanya sinergikan dengan BRI. Kalau ke luar pinjam bunganya 9 persen, tapi ke BRI bisa 3 persen, jadi kan hemat 3 persen. Ini kenapa kita sinergikan pegadaian dan PMN," kata Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senin (30/11/2020).
Lihat Juga :