BRICS jadi Cahaya di Afrika, Memperlihatkan Cara Melawan Pengaruh Barat

Kamis, 29 Agustus 2024 - 23:14 WIB
loading...
BRICS jadi Cahaya di...
BRICS telah menjadi sumber motivasi yang signifikan bagi banyak negara Afrika, untuk mendorong mereka memperjuangkan kemerdekaan dan menantang pengaruh Barat. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - BRICS telah menjadi sumber motivasi yang signifikan bagi banyak negara Afrika , untuk mendorong mereka memperjuangkan kemerdekaan dan menantang pengaruh Barat. Hal ini disampaikan duta besar BRICS Kota Internasional (IMBRICS) di Nigeria dalam sebuah wawancara kepada RT.

Baca Juga: 126 Negara Bakal Berkumpul di Rusia, Bahas Penggulingan Dolar AS

Samsondeen Olagunju yang mewakili International Municipal BRICS (IMBRICS) di negara Afrika Barat, yang bertanggung jawab untuk membina kerja sama antara politisi, ilmuwan, eksekutif perusahaan, dan tokoh kunci lainnya dengan maksud untuk mencapai tujuan strategis bersama.

Ia berbicara di sela-sela forum IMBRICS, pertemuan pemerintah daerah dan kotamadya dari anggota BRICS yang diadakan di Moskow. Olagunju membahas dampak positif yang dimiliki kelompok tersebut di benua Afrika.

"Kelompok (BRICS) ini mendorong negara-nara di benua itu untuk menantang pengaruh Barat," kata Samsondeen Olagunju.

Baca Juga: Sanksi Barat Menakutkan, 10 Negara ASEAN Bakal Tinggalkan Dolar AS

Kerja sama ini telah menjadi sumber motivasi bagi begitu banyak negara, terutama di Afrika," sambungnya.

Dia menjelaskan, bahwa BRICS telah menunjukkan kepada negara-negara di benua itu bahwa mereka dapat berkembang, bahkan saat menghadapi sanksi Barat . "Kami hanya membutuhkan seseorang untuk menunjukkan cahaya kepada kami. Dan blok BRICS sejauh ini telah menunjukkan cahaya di Afrika," bebernya.

Duta Besar menunjuk negara-negara seperti Burkina Faso, Mali, dan Niger sebagai contoh negara-negara yang membela hak-hak mereka. "Mereka membela apa yang menjadi milik mereka," tambahnya.

Nigeria ingin "menjadi bagian dari blok yang akan memberi kita kehidupan yang bermakna, ekonomi yang bermakna, dan fasilitas yang bermakna," kata Olagunju.

Dia menyerukan, kepada negara-negara Afrika untuk melepaskan diri menjadi "boneka Barat" dan memanfaatkan peluang yang diberikan oleh BRICS untuk mencapai kemandirian.

Sementara itu, Dawit Zegeye Haile, duta besar IMBRICS di Ethiopia, juga berbicara tentang pentingnya forum ini bagi negara-negara Afrika. Ethiopia bergabung dengan BRICS pada bulan Januari, bersama dengan Mesir, Iran, dan Uni Emirat Arab.

Dia mengatakan, BRICS menawarkan negaranya kesempatan untuk belajar dari pengalaman negara-negara seperti Rusia, China, India, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. "Kami (Ethiopia) ingin bekerja untuk mentransfer teknologi dan mempelajari hal-hal yang berbeda dari negara-negara itu, terutama dalam teknologi kota pintar, dalam pendidikan, dalam manajemen lalu lintas," ungkapnya.

BRICS didirikan pada tahun 2006 oleh Brasil, Rusia, India, dan China, yang diikuti oleh Afrika Selatan yang bergabung pada tahun 2011. Rusia saat ini memegang keketuaan BRICS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Rekomendasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved