Ramalan Kejatuhan Terbesar Mata Uang Euro, Morgan Stanley Ungkap Pemicunya

Rabu, 11 September 2024 - 20:59 WIB
loading...
Ramalan Kejatuhan Terbesar...
Mata uang euro diperkirakan akan meluncur jatuh saat melawan dolar Amerika Serikat atau USD, dalam beberapa bulan ke depan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mata uang euro diperkirakan akan meluncur jatuh saat melawan dolar Amerika Serikat atau USD, dalam beberapa bulan ke depan. Proyeksi ini disampaikan oleh bank investasi Morgan Stanley , seiring meningkatnya risiko politik dan pelemahan ekonomi.

Kepala Strategi Valuta Asing Group-of-10 di Morgan Stanley, David Adams mengatakan, mata uang tunggal Eropa diprediksi bakal turun menjadi 1,02 terhadap greenback pada akhir tahun, menandai depresiasi sekitar 7% dari level saat ini.

Baca Juga: 5 Negara yang Menggunakan Mata Uang Rubel

Dilansir Bloomberg, menurut ahli strategi, prospek itu muncul di tengah antisipasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan terus mendorong pembatasan suku bunga pada tiga pertemuan berikutnya dengan kemungkinan penurunan suku bunga setengah poin yang substansial.

Menurut Adams, ada banyak ruang bagi pasar untuk memfokuskan kembali pada fakta bahwa ECB bisa memotong suku bunga lebih dalam dan lebih cepat dari apa yang saat ini. "Pertemuan minggu ini bisa menjadi katalis penting bagi pasar untuk mulai memikirkan hal itu," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Rekomendasi
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Mitra Fahrudin Kantongi...
Mitra Fahrudin Kantongi Dukungan dari BM PAN DIY
Berita Terkini
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved