Bos Bank Sentral Warning, Perang Iran-Israel Bisa Mengulang Guncangan Energi Era 1970-an
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
"Ini tragis dengan melihat apa yang terjadi. Jelas ada tekanan dan masalah, kemudian, adalah bagaimana mereka dapat berinteraksi dengan beberapa pasar yang masih cukup membentang di beberapa tempat," tambahnya.
Baca Juga: Waswas Perang Iran-Israel, Pemerintah Cari Pemasok Minyak Baru
Kepala bank sentral juga memperingatkan, bahwa ada batasan untuk apa yang dapat dilakukan dalam mencegah kenaikan minyak mentah jika keadaan "menjadi sangat buruk."
Menurut para analis, meluasnya konflik di Timur Tengah dapat mengganggu aliran minyak mentah dari kawasan tersebut yang membayangi kuatnya prospek pasokan global.
"Menyusul kegelisahan awal dari risiko geopolitik di Timur Tengah, kami melihat ada sedikit ketenangan di pasar global. Tetapi tentu saja, pelaku pasar masih mengawasi respon Israel ke depannya," kata ahli strategi pasar di IG Yeap Jun Rong kepada Business Standard.
Baca Juga: Waswas Perang Iran-Israel, Pemerintah Cari Pemasok Minyak Baru
Kepala bank sentral juga memperingatkan, bahwa ada batasan untuk apa yang dapat dilakukan dalam mencegah kenaikan minyak mentah jika keadaan "menjadi sangat buruk."
Menurut para analis, meluasnya konflik di Timur Tengah dapat mengganggu aliran minyak mentah dari kawasan tersebut yang membayangi kuatnya prospek pasokan global.
"Menyusul kegelisahan awal dari risiko geopolitik di Timur Tengah, kami melihat ada sedikit ketenangan di pasar global. Tetapi tentu saja, pelaku pasar masih mengawasi respon Israel ke depannya," kata ahli strategi pasar di IG Yeap Jun Rong kepada Business Standard.
Lihat Juga :