Daftar 40 Miliarder Pendonor Super Kaya Donald Trump di Pilpres AS 2024
Jum'at, 08 November 2024 - 10:29 WIB
loading...
Pilpres AS tidak hanya soal persaingan antara Donald Trump dan Kamala Harris, tetapi juga melibatkan sejumlah miliarder. Intip daftar 40 miliarder yang menjadi pendonor Donald Trump. Foto/Dok Reuters, NY Times, Independent, Forbes
A
A
A
JAKARTA - Pemilihan Presiden atau Pilpres Amerika Serikat (AS) tidak hanya soal persaingan antara Donald Trump dan Kamala Harris, tetapi juga melibatkan sejumlah miliarder AS. Di kubu Trump, ada beberapa miliarder dengan berbagai latar belakang.
Beberapa dari mereka adalah rekan dan pendukung lama, sementara yang lainnya adalah pendatang baru. Para pendukung Trump dari kalangan miliarder ini mewakili beragam industri, dari pemilik raksasa minyak seperti Harold Hamm hingga elit Silicon Valley yang sebelumnya berhaluan kiri seperti Elon Musk dan Marc Andreessen seperti dilansir Bussiness Insider.
Baca Juga: BRICS: Apa Arti Kemenangan Donald Trump bagi Dedolarisasi?
Masing-masing individu dengan kekayaan mentereng ini memiliki alasan yang berbeda untuk pilihan mereka: Beberapa mempermasalahkan rencana pajak Kamala Harris, sementara yang lain lebih memilih sikap keras Trump tentang imigrasi.
"Saya berbagi keprihatinan sebagian besar orang Amerika bahwa kebijakan ekonomi, imigrasi dan luar negeri kita membawa negara ke arah yang salah. Untuk alasan ini, saya berencana memilih perubahan dan mendukung Donald Trump sebagai Presiden," kata CEO Blackstone, Steve Schwarzman dalam sebuah pernyataan kepada Axios.
Pada tahun 2022, miliarder keuangan itu mengatakan dia tidak akan mendukung Trump dalam pemilihan dan menyerukan "Partai Republik untuk beralih ke generasi pemimpin baru."
Baca Juga: Bitcoin Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa saat Trump Klaim Kemenangan Pilpres AS
Berikut adalah beberapa miliarder terkaya dan paling terkenal yang berkontribusi pada kampanye Trump 2024, termasuk komite penggalangan dana bersama "Trump 47", yang membagi hasil antara kampanye Trump dan Komite Nasional Partai Republik, dan super Komite Aksi Politik (PAC) MAGA Inc. pro-Trump.
1. Elon Musk
Elon Musk, orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih USD271,8 miliar, menurut versi Forbes mendukung Trump pada bulan Juli menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap mantan presiden itu. Hingga saat ini, dia telah menghabiskan lebih dari USD130 juta untuk Trump dan GOP (Grand Old Party-sebutan untuk Partai Republik) tahun ini, hampir USD119 juta di antaranya dana yang telah masuk ke "America PAC" pro-Trump.
America PAC telah mengumpulkan dukungan dari orang lain di Silicon Valley dan menarik perhatian publik. Pada akhir Oktober, Elon Musk berjanji akan memberikan uang USD1 juta (sekitar Rp15,5 miliar) setiap hari hingga hari pemilu AS pada 5 November mendatang kepada seseorang yang menandatangani petisi daringnya yang berjanji akan “mendukung Amandemen Pertama dan Kedua.”
Cek USD1 juta pertama diberikan kepada seorang peserta acara America PAC yang diselenggarakan Musk di Harrisburg, Pennsylvania, pada hari Sabtu (19/10). Acara itu digelar untuk menggalang dukungan bagi calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump.
Diketahui Musk tidak pernah menjadi pendonor politik sebelumnya, meskipun dia telah meningkatkan retorikanya dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2020, Schwarzman dengan harta kekayaan mencapai USD50,1 miliar, menurut Forbes, sudah menyumbangkan jutaan dolar untuk kampanye.
![Daftar 40 Miliarder Pendonor Super Kaya Donald Trump di Pilpres AS 2024]()
"Kebangkitan dramatis antisemitisme telah membuat saya fokus pada konsekuensi dari pemilu yang akan datang dengan urgensi yang lebih besar," ungkap Steve Schwarzman dalam pernyataannya.
Seorang pendonor jangka panjang dari Partai Republik dengan pengaruh yang kuat di Wall Street, Schwarzman sejauh ini telah menyumbangkan USD419.600 kepada Komite Trump 47 dan jutaan untuk PACS yang fokus pada pemilihan Partai Republik ke Kongres.
3. Miriam Adelson
Miriam Adelson – janda maestro kasino Sheldon Adelson yang menerima Presidential Medal of Freedom dari Trump – telah secara resmi mengumumkan bahwa dia akan sekali lagi mendukung mantan presiden AS itu.
Dukungan Adelson, tidak lantas membuatnya mengucurkan dana besar. Pemilik kekayaan bersih USD35,4 miliar, menurut Forbes, Miriam Adelson dilaporkan berencana untuk menyumbangkan setidaknya USD90 juta ke PAC super Preserve America yang jadi bagian penting bagi upaya kembalinya Trump ke Gedung Putih.
Sementara pada bulan Mei, dia menyumbangkan USD5 juta untuk Preserve America. Pada tahun 2020, dia dan Sheldon adalah pendonor terbesar Trump, menyumbangkan lebih dari USD120 juta untuk kampanyenya, serta untuk tujuan dan kandidat Republik lainnya.
Memiliki harta senilai USD21,9 miliar, menurut Forbes, dia adalah pendonor reguler dari Partai Republik. Pada 2016, dia menjabat sebagai wakil ketua salah satu komite penggalangan dana Trump dan telah memberikan enam angka kepada berbagai partai negara bagian Republik dan Komite Nasional Republik.
Dia juga sudah menyumbangkan USD15 juta ke super PAC MAGA Inc. siklus ini dan USD844,600 untuk Komite Trump 47.
![Daftar 40 Miliarder Pendonor Super Kaya Donald Trump di Pilpres AS 2024]()
Seperti beberapa donor miliarder lainnya, Hamm tidak selalu yakin Trump adalah orang yang tepat untuk tahun 2024. Dia menyumbangkan ribuan untuk Gubernur Florida Ron DeSantis dan mantan Duta Besar Nikki Haley dalam pemilihan pendahuluan.
Bahkan dilaporkan dia mengatakan kepada Trump untuk mengakhiri kampanye presidennya tahun lalu, dengan alasan "kekacauan" yang disebabkan oleh mantan presiden.
Dukungan Hamm mungkin memberikan beberapa wawasan tentang bagaimana Trump melakukannya dengan uang minyak dan gas, yang telah dia cari selama berbulan-bulan. "Republik, Demokrat ... Saya seorang oilocrat," katanya kepada Financial Times pada tahun 2022.
Pada tahun 2016, Beal membentuk PAC, Save American From Its Government, untuk mendukung pencalonan awal Trump menuju Gedung Putih. Kelompok itu menghabiskan uang untuk iklan surat kabar di negara bagian dan Ia mendanai awal PAC dengan USD2 juta.
"Saya punya banyak uang dan akan membelanjakannya untuk menjadikannya negara yang lebih baik," kata Beal kepada Forbes pada saat itu.
"Tujuan saya adalah membuat negara yang lebih baik dengan memilih Donald Trump," sambungnya.
Pada tahun 2020, Beal menyumbangkan lebih dari USD4 juta kepada komite Trump dan upaya GOP lainnya pada tahun 2020.
Marcus yang memiliki kekayaan USD11 miliar menurut data Forbes, adalah pendukung MAGA awal. Dia menyumbangkan lebih dari USD5 juta ke super PACS terkait Trump pada tahun 2016 dan USD10 juta di 2020.
![Daftar 40 Miliarder Pendonor Super Kaya Donald Trump di Pilpres AS 2024]()
Marcus dan istrinya juga sudah memberikan setidaknya USD1 juta untuk MAGA Inc. dan USD844.600 kepada Komite Trump 47. Tinggal di Atlanta, Marcus juga telah menghabiskan dana besar dalam persaingan menuju senat utama di Georgia.
Pria berusia lebih dari 90 tahun itu dan istrinya adalah pendonor individu terbesar ketujuh dari Partai Republik pada tahun 2020, seperti dilaporkan Reuters. Dia menggambarkan Trump sebagai "fixer" yang akan membantu ekonomi.
Bernard Marcus, salah satu pendiri Home Depot yang membantu mengembangkan bisnis yang berbasis di Atlanta menjadi perusahaan global, telah meninggal pada usia 95 tahun. Home Depot mengumumkan kematian Marcus pada Selasa pagi, lalu.
Beberapa dari mereka adalah rekan dan pendukung lama, sementara yang lainnya adalah pendatang baru. Para pendukung Trump dari kalangan miliarder ini mewakili beragam industri, dari pemilik raksasa minyak seperti Harold Hamm hingga elit Silicon Valley yang sebelumnya berhaluan kiri seperti Elon Musk dan Marc Andreessen seperti dilansir Bussiness Insider.
Baca Juga: BRICS: Apa Arti Kemenangan Donald Trump bagi Dedolarisasi?
Masing-masing individu dengan kekayaan mentereng ini memiliki alasan yang berbeda untuk pilihan mereka: Beberapa mempermasalahkan rencana pajak Kamala Harris, sementara yang lain lebih memilih sikap keras Trump tentang imigrasi.
"Saya berbagi keprihatinan sebagian besar orang Amerika bahwa kebijakan ekonomi, imigrasi dan luar negeri kita membawa negara ke arah yang salah. Untuk alasan ini, saya berencana memilih perubahan dan mendukung Donald Trump sebagai Presiden," kata CEO Blackstone, Steve Schwarzman dalam sebuah pernyataan kepada Axios.
Pada tahun 2022, miliarder keuangan itu mengatakan dia tidak akan mendukung Trump dalam pemilihan dan menyerukan "Partai Republik untuk beralih ke generasi pemimpin baru."
Baca Juga: Bitcoin Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa saat Trump Klaim Kemenangan Pilpres AS
Berikut adalah beberapa miliarder terkaya dan paling terkenal yang berkontribusi pada kampanye Trump 2024, termasuk komite penggalangan dana bersama "Trump 47", yang membagi hasil antara kampanye Trump dan Komite Nasional Partai Republik, dan super Komite Aksi Politik (PAC) MAGA Inc. pro-Trump.
Intip Daftar 40 Miliarder Pendonor Donald Trump di Pilpres AS 2024
1. Elon Musk
![Daftar 40 Miliarder Pendonor Super Kaya Donald Trump di Pilpres AS 2024]()
Elon Musk, orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih USD271,8 miliar, menurut versi Forbes mendukung Trump pada bulan Juli menyusul adanya upaya pembunuhan terhadap mantan presiden itu. Hingga saat ini, dia telah menghabiskan lebih dari USD130 juta untuk Trump dan GOP (Grand Old Party-sebutan untuk Partai Republik) tahun ini, hampir USD119 juta di antaranya dana yang telah masuk ke "America PAC" pro-Trump.
America PAC telah mengumpulkan dukungan dari orang lain di Silicon Valley dan menarik perhatian publik. Pada akhir Oktober, Elon Musk berjanji akan memberikan uang USD1 juta (sekitar Rp15,5 miliar) setiap hari hingga hari pemilu AS pada 5 November mendatang kepada seseorang yang menandatangani petisi daringnya yang berjanji akan “mendukung Amandemen Pertama dan Kedua.”
Cek USD1 juta pertama diberikan kepada seorang peserta acara America PAC yang diselenggarakan Musk di Harrisburg, Pennsylvania, pada hari Sabtu (19/10). Acara itu digelar untuk menggalang dukungan bagi calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump.
Diketahui Musk tidak pernah menjadi pendonor politik sebelumnya, meskipun dia telah meningkatkan retorikanya dalam beberapa tahun terakhir.
2. Steve Schwarzman
CEO Blackstone, Steve Schwarzman sempat mengatakan, Partai Republik membutuhkan "generasi pemimpin baru". Tetapi pada bulan Mei, dia mengaku akan memilih mantan presiden pada bulan November.Pada tahun 2020, Schwarzman dengan harta kekayaan mencapai USD50,1 miliar, menurut Forbes, sudah menyumbangkan jutaan dolar untuk kampanye.

"Kebangkitan dramatis antisemitisme telah membuat saya fokus pada konsekuensi dari pemilu yang akan datang dengan urgensi yang lebih besar," ungkap Steve Schwarzman dalam pernyataannya.
Seorang pendonor jangka panjang dari Partai Republik dengan pengaruh yang kuat di Wall Street, Schwarzman sejauh ini telah menyumbangkan USD419.600 kepada Komite Trump 47 dan jutaan untuk PACS yang fokus pada pemilihan Partai Republik ke Kongres.
3. Miriam Adelson
![Daftar 40 Miliarder Pendonor Super Kaya Donald Trump di Pilpres AS 2024]()
Miriam Adelson – janda maestro kasino Sheldon Adelson yang menerima Presidential Medal of Freedom dari Trump – telah secara resmi mengumumkan bahwa dia akan sekali lagi mendukung mantan presiden AS itu.
Dukungan Adelson, tidak lantas membuatnya mengucurkan dana besar. Pemilik kekayaan bersih USD35,4 miliar, menurut Forbes, Miriam Adelson dilaporkan berencana untuk menyumbangkan setidaknya USD90 juta ke PAC super Preserve America yang jadi bagian penting bagi upaya kembalinya Trump ke Gedung Putih.
Sementara pada bulan Mei, dia menyumbangkan USD5 juta untuk Preserve America. Pada tahun 2020, dia dan Sheldon adalah pendonor terbesar Trump, menyumbangkan lebih dari USD120 juta untuk kampanyenya, serta untuk tujuan dan kandidat Republik lainnya.
4. Diane Hendricks
Diane Hendricks, salah satu pendiri perusahaan atap ABC Supplies, tercatat sudah menyumbangkan setidaknya USD15 juta ke MAGA Inc. super Pac dan USD844.600 untuk Komite Trump 47.Memiliki harta senilai USD21,9 miliar, menurut Forbes, dia adalah pendonor reguler dari Partai Republik. Pada 2016, dia menjabat sebagai wakil ketua salah satu komite penggalangan dana Trump dan telah memberikan enam angka kepada berbagai partai negara bagian Republik dan Komite Nasional Republik.
Dia juga sudah menyumbangkan USD15 juta ke super PAC MAGA Inc. siklus ini dan USD844,600 untuk Komite Trump 47.
5. Harold Hamm
Harold Hamm, seorang raja minyak dan gas pemilik kekayaan USD18,5 miliar, berdasarkan data Forbes, telah menyumbangkan USD614.000 kepada Komite Trump 47 dan USD200.000 untuk super PAC MAGA Inc. yang bersekutu dengan Trump.
Seperti beberapa donor miliarder lainnya, Hamm tidak selalu yakin Trump adalah orang yang tepat untuk tahun 2024. Dia menyumbangkan ribuan untuk Gubernur Florida Ron DeSantis dan mantan Duta Besar Nikki Haley dalam pemilihan pendahuluan.
Bahkan dilaporkan dia mengatakan kepada Trump untuk mengakhiri kampanye presidennya tahun lalu, dengan alasan "kekacauan" yang disebabkan oleh mantan presiden.
Dukungan Hamm mungkin memberikan beberapa wawasan tentang bagaimana Trump melakukannya dengan uang minyak dan gas, yang telah dia cari selama berbulan-bulan. "Republik, Demokrat ... Saya seorang oilocrat," katanya kepada Financial Times pada tahun 2022.
6. Andrew Beal
Bankir Andrew Beal yang berbasis di Texas dengan harta mencapai USD12 miliar, menurut Forbes. Dia telah menghabiskan setidaknya USD1,8 juta untuk kelompok-kelompok pendukung Trump pada tahun 2024, tetapi dukungannya sudah bertahan selama bertahun-tahun. Kedua pria itu dilaporkan berteman, meskipun ada perselisihan bisnis sebelumnya.Pada tahun 2016, Beal membentuk PAC, Save American From Its Government, untuk mendukung pencalonan awal Trump menuju Gedung Putih. Kelompok itu menghabiskan uang untuk iklan surat kabar di negara bagian dan Ia mendanai awal PAC dengan USD2 juta.
"Saya punya banyak uang dan akan membelanjakannya untuk menjadikannya negara yang lebih baik," kata Beal kepada Forbes pada saat itu.
"Tujuan saya adalah membuat negara yang lebih baik dengan memilih Donald Trump," sambungnya.
Pada tahun 2020, Beal menyumbangkan lebih dari USD4 juta kepada komite Trump dan upaya GOP lainnya pada tahun 2020.
7. Bernard Marcus
Salah satu pendiri Home Depot Bernie Marcus telah menyumbangkan jutaan dolar kepada GOP, membuatnya berselisih dengan rekan pendiri dan salah satu pendonor Demokrat, Arthur Blank.Marcus yang memiliki kekayaan USD11 miliar menurut data Forbes, adalah pendukung MAGA awal. Dia menyumbangkan lebih dari USD5 juta ke super PACS terkait Trump pada tahun 2016 dan USD10 juta di 2020.

Marcus dan istrinya juga sudah memberikan setidaknya USD1 juta untuk MAGA Inc. dan USD844.600 kepada Komite Trump 47. Tinggal di Atlanta, Marcus juga telah menghabiskan dana besar dalam persaingan menuju senat utama di Georgia.
Pria berusia lebih dari 90 tahun itu dan istrinya adalah pendonor individu terbesar ketujuh dari Partai Republik pada tahun 2020, seperti dilaporkan Reuters. Dia menggambarkan Trump sebagai "fixer" yang akan membantu ekonomi.
Bernard Marcus, salah satu pendiri Home Depot yang membantu mengembangkan bisnis yang berbasis di Atlanta menjadi perusahaan global, telah meninggal pada usia 95 tahun. Home Depot mengumumkan kematian Marcus pada Selasa pagi, lalu.
8. Tilman Fertitta
Lihat Juga :