Bahlil Pamer Kontribusi Minerba ke PNBP Sektor ESDM: Dulu Rp29 T, Sekarang Rp170 Triliun
Senin, 25 November 2024 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Bahlil juga menerangkan bahwa Indonesia sejatinya memiliki sumber daya Minerba yang melimpah dan perlu dimanfaatkan dengan baik. Misalnya untuk produksi batubara Indonesia pada 2023 hampir 800 juta ton dan 600 juta ton diantara di ekspor.
Baca Juga: Dividen BUMN Naik Rp90 Triliun, Sri Mulyani Revisi Target PNBP 2025
Hal ini berarti, 35 sampai 40% dari total kebutuhan global yang beredar itu kontribusinya dari Indonesia. "Nah ke depan kita akan mendorong batu bara sebagai bagian dari bahan baku yang kita harus dorong hilirisasi," imbuhnya.
Begitu pula dengan komoditas nikel, Bahlil pun mengutip hasil survei Badan Survei Geologi Amerika Serikat (AS) yang memproyeksikan bahwa potensi nikel Indonesia merupakan 42% dari total cadangan nikel dunia."Jadi memang ini adalah sebagai bentuk cadangan kita yang luar biasa sekali," pungkas Bahlil.
Baca Juga: Dividen BUMN Naik Rp90 Triliun, Sri Mulyani Revisi Target PNBP 2025
Hal ini berarti, 35 sampai 40% dari total kebutuhan global yang beredar itu kontribusinya dari Indonesia. "Nah ke depan kita akan mendorong batu bara sebagai bagian dari bahan baku yang kita harus dorong hilirisasi," imbuhnya.
Begitu pula dengan komoditas nikel, Bahlil pun mengutip hasil survei Badan Survei Geologi Amerika Serikat (AS) yang memproyeksikan bahwa potensi nikel Indonesia merupakan 42% dari total cadangan nikel dunia."Jadi memang ini adalah sebagai bentuk cadangan kita yang luar biasa sekali," pungkas Bahlil.
(akr)
Lihat Juga :