Trump Ancam Kenakan Tarif 25% untuk Meksiko dan Kanada

Selasa, 26 November 2024 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Ontario Doug Ford mengatakan tarif yang diusulkan akan "menghancurkan" para pekerja dan lapangan pekerjaan di kedua negara. "Pemerintah federal perlu menanggapi situasi di perbatasan kita dengan serius. Kita memerlukan pendekatan dan respons Tim Kanada - dan kita memerlukannya sekarang," kata Ford dalam sebuah posting di X.

Kedutaan Besar China di Washington DC mengatakan bahwa "tidak seorang pun" akan memenangkan perang dagang antara kedua belah pihak. "Tentang masalah tarif AS terhadap China, kami percaya bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan China-AS saling menguntungkan," kata juru bicara Liu Pengyu dalam sebuah pernyataan.

Usulan Trump berpotensi memiliki konsekuensi yang sangat besar bagi perdagangan internasional, meskipun Partai Republik telah membuat ancaman serupa di masa lalu tanpa menindaklanjutinya. Calonmenteri keuangan pilihan Trump, Scott Bessent, telah menggambarkan tarif sebagai "alat yang berguna" untuk memperkuat posisi presiden saat bernegosiasi dengan negara lain.

Banyak ekonom telah memperingatkan bahwa usulan Trump untuk tarif berbasis luas akan menaikkan biaya barang-barang sehari-hari di AS dan menghambat pertumbuhan global. Namun, para pendukung Trump berpendapat bahwa tarif akan mendorong kembalinya pekerjaan manufaktur dari luar negeri dan memberi pemerintahannya pengaruh yang lebih besar untuk mendapatkan kesepakatan perdagangan yang lebih menguntungkan dari negara lain.

Menurut Kantor Perwakilan Dagang AS, China, Meksiko dan Kanada adalah tiga mitra dagang terbesar AS. Negara-negara tersebut masing-masing menyumbang USD830 miliar ekspor AS dan USD1,43 triliun impor AS pada tahun 2022.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Rekomendasi
Mendikdasmen Kunjungi...
Mendikdasmen Kunjungi SDN Srengseng Sawah 15 Pascateror Bom, Pastikan MPLS Tetap Aman
LPSK Tolak Justice Collaborator...
LPSK Tolak Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG, Ini Alasannya
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved