Malu-malu tapi Mau, Impor LNG Eropa dari Rusia Cetak Rekor Tembus 16,5 Juta Ton

Minggu, 22 Desember 2024 - 07:22 WIB
loading...
A A A
LNG yang dipasok dari terminal Yamal Rusia ke Eropa memiliki harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan gas yang diimpor dari Amerika Serikat. Eropa sebelumnya bergantung pada Rusia untuk sekitar dua perlima dari impor gasnya, terutama melalui jaringan pipa. Saat ini, gas Rusia, termasuk pipa dan LNG, hanya mencakup sekitar 16% dari total pasokan gas Uni Eropa.

Para pejabat Uni Eropa yakin bahwa blok ini dapat bertahan tanpa bahan bakar Rusia, bahkan jika harus membayar harga yang lebih tinggi untuk gas dari sumber-sumber lain. Namun, LNG Rusia telah mewakili 20% dari total impor bahan bakar yang dibawa melalui laut Uni Eropa tahun ini, naik dari 15% tahun lalu, menurut data pelacakan kapal.

Baca Juga: Arab Saudi Sudah Ingatkan Jerman tentang Pelaku Serangan Natal di Jerman

Tidak semua LNG Rusia yang dibawa ke Eropa dikonsumsi di wilayah tersebut beberapa bahan bakar dikirim ke bagian lain di dunia. Tahun ini, pasokan ke Prancis telah melonjak, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2023. Menurut data Kpler, lebih dari setengah dari pengiriman ini telah tiba di terminal impor Dunkirk. Perusahaan energi Prancis EDF dan TotalEnergies, bersama dengan perusahaan milik negara Jerman, Sefe, memiliki perjanjian untuk memanfaatkan terminal tersebut.

Belgia telah menjadi importir LNG Rusia terbesar kedua, dengan pelabuhan Zeebrugge yang berfungsi sebagai salah satu dari beberapa pusat transshipment Eropa untuk LNG yang ditransfer dari tanker kelas es di ujung utara ke kapal kargo konvensional. Pemerintah Uni Eropa telah sepakat untuk melarang transshipment LNG Rusia dari Yamal ke negara-negara non-Uni Eropa, dengan langkah yang akan mulai berlaku pada bulan Maret 2025.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Rekomendasi
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Berita Terkini
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Infografis
UEFA Resmi Coret Timnas...
UEFA Resmi Coret Timnas Rusia dari Kualifikasi Piala Eropa 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved