Di Luar Dugaan AS, Jalur Sutra Baru China Semakin Mengikat Dunia
Jum'at, 03 Januari 2025 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ini Batas Maksimal Pembelian Token Listrik Diskon 50% untuk Pelanggan 450-2.200 VA
Presiden Argentina Javier Milei berkampanye untuk tidak membuat perjanjian dengan komunis dan sejak itu menolak undangan untuk bergabung dengan BRICS, organisasi yang didominasi oleh China yang mewakili negara-negara non-Barat. Namun, Argentina dan China masih memiliki ekonomi yang saling terkait erat.
Tidak semua orang di Barat menentang program pembangunan global China. Ford Foundation, salah satu badan amal swasta terbesar di dunia, telah mengucurkan dana sekitar USD10 juta untuk mendukung strategi China dalam mendanai proyek-proyek infrastruktur luar negeri untuk menumpuk pengaruhnya.
Juru bicara badan amal ini menjelaskan bahwa mereka berharap dapat membantu membuat dampak China terhadap dunia menjadi "adil" dan "berkelanjutan".
"Partai Komunis China tidak terutama menggunakan pinjaman pembangunan untuk mengembangkan ekonomi Global Selatan," ujar Michael Sobolik, anggota senior Dewan Kebijakan Luar Negeri Amerika dan penulis Countering China's Great Game, kepada Washington Examiner.
"Hal ini memanfaatkan mereka untuk mengekspor otoritarianisme dan menciptakan ketergantungan ekonomi pada Beijing. Yayasan-yayasan Amerika seharusnya tidak melanjutkan tujuan-tujuan jahat tersebut."
Presiden Argentina Javier Milei berkampanye untuk tidak membuat perjanjian dengan komunis dan sejak itu menolak undangan untuk bergabung dengan BRICS, organisasi yang didominasi oleh China yang mewakili negara-negara non-Barat. Namun, Argentina dan China masih memiliki ekonomi yang saling terkait erat.
Tidak semua orang di Barat menentang program pembangunan global China. Ford Foundation, salah satu badan amal swasta terbesar di dunia, telah mengucurkan dana sekitar USD10 juta untuk mendukung strategi China dalam mendanai proyek-proyek infrastruktur luar negeri untuk menumpuk pengaruhnya.
Juru bicara badan amal ini menjelaskan bahwa mereka berharap dapat membantu membuat dampak China terhadap dunia menjadi "adil" dan "berkelanjutan".
"Partai Komunis China tidak terutama menggunakan pinjaman pembangunan untuk mengembangkan ekonomi Global Selatan," ujar Michael Sobolik, anggota senior Dewan Kebijakan Luar Negeri Amerika dan penulis Countering China's Great Game, kepada Washington Examiner.
"Hal ini memanfaatkan mereka untuk mengekspor otoritarianisme dan menciptakan ketergantungan ekonomi pada Beijing. Yayasan-yayasan Amerika seharusnya tidak melanjutkan tujuan-tujuan jahat tersebut."
(nng)
Lihat Juga :