Di Luar Dugaan AS, Jalur Sutra Baru China Semakin Mengikat Dunia

Jum'at, 03 Januari 2025 - 07:41 WIB
loading...
A A A
Pemerintah AS tidak menutup mata terhadap pengeluaran pengaruh global China. Pada 2018, kongres membentuk International Development Finance Corporation (DFC) dengan tujuan untuk melawan diplomasi infrastruktur China. DFC berbeda dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan karena memberikan pinjaman, investasi langsung, jaminan pinjaman, dan asuransi risiko untuk proyek-proyek pembangunan swasta.

Sementara itu, Inisiatif Sabuk dan Jalan beroperasi terutama melalui Pemerintah Cina yang memberikan pinjaman infrastruktur kepada pemerintah lain. Meskipun pinjaman DFC telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak tahun 2020, GAO, organisasi pengawas resmi pemerintah federal, masih memperingatkan bahwa Cina melampaui AS dalam hal pengeluaran pembangunan di luar negeri.

Meskipun beberapa perkiraan menempatkan pengeluaran infrastruktur luar negeri China lebih dari USD1 triliun, kekuatan gabungan dari Badan Pembangunan Internasional AS, Departemen Perdagangan, Bank Ekspor-Impor, Departemen Luar Negeri, DFC, Millennium Challenge Corporation, dan Badan Perdagangan dan Pembangunan AS hanya menghabiskan sekitar USD76 miliar untuk proyek-proyek infrastruktur luar negeri antara tahun 2013 dan 2021.

Menanggapi temuan GAO, para pejabat DFC mengatakan, "mereka mematuhi standar yang tinggi untuk tenaga kerja dan lingkungan, tanggap terhadap kebutuhan lokal, dan meningkatkan daya saing pasar secara keseluruhan... tanpa meningkatkan utang luar negeri suatu negara."

GAO mengidentifikasi standar yang lebih tinggi yang disyaratkan oleh sumber-sumber Barat sebagai salah satu faktor yang mendorong banyak negara berkembang ke arah China. Perwakilan masyarakat sipil yang diwawancarai oleh GAO mengatakan bahwa investasi infrastruktur China memberikan pengaruh politik dan diplomatik yang lebih besar di negara mereka.

Jalur Sutra China juga memperluas jejak geografisnya, menambahkan beberapa anggota baru, beberapa di antaranya memiliki hubungan dekat dengan AS, antara tahun 2021 dan 2023. Argentina, Botswana, Afghanistan, Suriah, Yordania, Honduras, Nikaragua, Republik Demokratik Kongo, dan Republik Afrika Tengah termasuk di antara anggota baru dalam jaringan infrastruktur global Tiongkok.

Namun, ada beberapa pembelotan besar baru-baru ini dari Inisiatif Sabuk dan Jalan. Pada bulan Desember 2023, misalnya, Italia mengumumkan bahwa mereka akan menarik diri dari program infrastruktur tersebut. Argentina, yang menandatangani perjanjian kerja sama Sabuk dan Jalan dengan China pada Juni 2023, juga telah bergerak untuk menjauhkan diri dari PKT.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Rekomendasi
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Berita Terkini
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved