Stasiun Whoosh Karawang Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Jum'at, 17 Januari 2025 - 15:48 WIB
loading...
Stasiun Whoosh Karawang...
KCIC optimistis kehadiran kereta cepat Whoosh di Karawang akan mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk industri properti. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) optimistis bahwa kehadiran kereta cepat Whoosh di Karawang akan mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk industri properti di kawasan tersebut.

General Manager Property dan Non-Farebox Business Development KCIC, Devin Pranata, menyatakan bahwa hadirnya kereta cepat ini membuka peluang investasi bagi sektor properti. Menurutnya, perbedaan harga tanah di Karawang dibandingkan dengan Jakarta dan Bandung menjadikan daerah ini sebagai alternatif baru yang menarik bagi para investor.

"Beda harga tanah dengan Jakarta dan Bandung akan menjadi alternatif baru, sehingga investor berpeluang memanfaatkan lokasi yang hanya berjarak 15 menit perjalanan dari Jakarta ke Karawang," ujarnya dalam acara talkshow bertema Dampak Ekonomi dan Pembangunan Pasca Operasional Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, yang dilaksanakan pada Jumat (17/1/2025).

Baca Juga: Rombongan Naik Whoosh Bisa Dapat Diskon Tiket 20%, Ini Caranya

Devin menambahkan bahwa dengan adanya kereta cepat Whoosh, mobilitas masyarakat akan semakin mudah, terutama menuju kawasan perkotaan, kawasan industri, dan destinasi wisata yang dapat dijangkau melalui akses tol.

Sementara itu, CEO Rumah123, Wasudewan, mengungkapkan bahwa permintaan properti di tiga daerah yang dilalui kereta cepat Whoosh, yakni Halim, Padalarang, dan Tegal Luar, mengalami kenaikan signifikan, yakni sekitar 2,1 hingga 2,4 persen.

"Sebagai contoh, dengan adanya pembangunan Agung Podomoro Land seluas 130 hektare, harga tanah di Karawang diperkirakan akan lebih tinggi daripada Jakarta," imbuh Wasudewan.

Peresmian kawasan Transit Oriented Development (TOD) Stasiun Whoosh pada 24 Desember 2024 lalu memberikan dampak positif terhadap properti di kawasan tersebut. Wasudewan menjelaskan bahwa jika dilihat dari sisi peningkatan median harga properti, terjadi kenaikan sebesar 13,9 persen dari kuartal 3 ke kuartal 4, yang menjadikan Karawang sebagai titik penghubung strategis antara Jakarta dan Bandung.

Ia juga menambahkan bahwa pengeluaran konsumen terbesar saat ini adalah untuk transportasi. Kehadiran Whoosh sebagai sarana transportasi yang efisien diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penjualan properti di Karawang.

Regional Marketing Director Agung Podomoro Land, Tedi Guswana mengatakan saat ini proyek Parkland Podomoro mengalami lonjakan pembelian pasca-operasional kereta cepat Whoosh di Karawang.

"Sejauh ini, ada beberapa alasan mengapa proyek Parkland mengalami peningkatan penjualan setelah operasional Whoosh. Pertama, lokasinya yang relatif dekat, hanya 15 menit perjalanan. Kedua, belum ada pengembang skala nasional yang beroperasi dalam radius dekat dengan skala lebih dari 100 hektare. Ketiga, kami juga menyediakan kemudahan akses menuju Stasiun KCIC dari proyek kami," kata Tedi.

Pemkab Karawang saat ini sedang mengkaji kaitan konektivitas transportasi terintegrasi dengan kawasan TOD, yang menjadi perhatian bersama antara pemerintah dan pihak swasta.

"Kami sedang mengkaji dan telah melakukan survei bersama, termasuk dengan Pemprov, ke lokasi Parkland Podomoro. Semoga dalam waktu dekat, hasil kajian ini bisa segera terealisasi," ujar Inne, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Karawang.

Baca Juga: KCIC Jual 370.000 Tiket Kereta Cepat Whoosh Saat Libur Nataru

Inne menambahkan bahwa keberadaan TOD di kawasan Karawang diharapkan dapat menghasilkan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat, terutama dalam sektor pertanian, industri, perdagangan, dan jasa, dengan tata ruang yang sesuai dengan arahan pemerintah pusat. "Sekarang, sekitar 70 persen masyarakat industri di Karawang menggunakan kereta cepat Indonesia-China," ungkapnya.

Dengan demikian, akses transportasi yang terintegrasi melalui sistem shuttle diharapkan dapat mempercepat pengembangan kawasan tersebut. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk mempercepat aksesibilitas menuju Karawang dan kawasan Podomoro.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved