Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Rp1.728 Triliun usai Aksi Jual DeepSeek

Selasa, 28 Januari 2025 - 13:03 WIB
loading...
Orang Terkaya di Dunia...
500 orang terkaya di dunia ramai-ramai kehilangan duit USD108 miliar atau setara Rp1.728 triliun ketika DeepSeek, aplikasi chatbot berbasis AI asal China mengguncang dominasi AS. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - 500 orang terkaya di dunia ramai-ramai kehilangan duit USD108 miliar atau setara Rp1.728 triliun (dengan kurs Rp16.004 per USD), akibat aksi jual yang dipimpin perusahaan teknologi dengan pengembang artificial intelligence atau AI China, DeepSeek untuk membuat indeks utama anjlok.

Miliarder yang kekayaannya terkait dengan kecerdasan buatan menjadi yang paling boncos pada awal pekan. Co-founder Nvidia Corp., Jensen Huang melihat kekayaannya menyusut USD20,1 miliar atau mengalami penurunan 20%, sedangkan pendiri Oracle Corp. Larry Ellison kehilangan USD22,6 miliar.

Baca Juga: Ledakan AI Bikin 4 Miliarder Ini Makin Tajir di 2024, Hartanya Tembus Rp3.290 T

Kerugian Larry Ellison secara absolut lebih besar, tetapi hanya mewakili 12% dari kekayaannya, menurut Index Billionaires Bloomberg. Selanjutnya ada Michael Dell dari Dell Inc. yang hartanya menyusut USD13 miliar, ditambah ada salah satu pendiri Binance Holdings Ltd. Changpeng "CZ" Zhao saat kekayaan miliknya terpangkas USD12,1 miliar.

Kelompok taipan teknologi melihat kekayaan miliknya senilai USD94 miliar menguap, atau sekitar 85% dari total penurunan indeks Bloomberg. Sementara itu Indeks Nasdaq Composite turun 3,1%, dan S&P 500 ambles hingga 1,5%.

Sebagai informasi DeepSeek yang berbasis di Hangzhou telah mengembangkan AI sejak 2023, tetapi perusahaan untuk pertama kali mulai menjadi perhatian banyak investor Barat akhir pekan ini karena aplikasi chatbot DeepSeek gratisnya menduduki puncak tangga unduhan di seluruh dunia.

DeepSeek, aplikasi chatbot berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) asal China, muncul sebagai pesaing bagi lawan-lawannya seperti Meta AI dan ChatGPT.

Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Rp1.728 Triliun usai Aksi Jual DeepSeek


Diberitakan BBC, Senin (27/1) DeepSeek kini menjadi aplikasi peringkat teratas yang paling banyak diunduh melalui Apps Store di AS, Inggris, dan China sejak diluncurkan pada 2023. Popularitas DeepSeek yang melonjak menunjukkan tantangan bagi posisi AS, negara yang sempat dianggap sebagai pemimpin industri AI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved