Kebijakan HGBT Diperpanjang, Menperin Klaim Beri Dampak Positif Rp247 Triliun

Selasa, 28 Januari 2025 - 15:34 WIB
loading...
Kebijakan HGBT Diperpanjang,...
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memutuskan akan memperpanjang kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) khusus untuk industri di 2025, sekalipun harganya dipastikan naik dari ketentuan saat ini, yakni USD6 per MMBTU. Harga gas yang digunakan untuk energi berada di angka USD7 MMBTU. Namun, untuk bahan bakunya berada di posisi USD6,5 MMBTU.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan, kebijakan tersebut tidak memberatkan pelaku industri Tanah Air. Sebaliknya, menjadi angin segar bagi sektor industri.

Menurut dia perpanjangan kebijakan HGBT menjamin kepastian usaha dan daya saing industri hingga menjadi daya tarik bagi investor. "Kebijakan HGBT yang diberikan kepada industri juga memberi nilai tambah sebesar enam kali lipat," ujar Agus ditulis Selasa (28/1/2025).

Baca Juga: Harga Gas Industri Bakal Naik, Bahlil: Sudah Tak lagi USD6 per MMBTU

Penerapan HGBT dinilai krusial lantaran mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen. Untuk mewujudkan hal ini, sektor manufaktur ditargetkan berkontribusi sebesar 21,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) periode 2025-2029.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, dampak positif HGBT terhadap sektor industri tercatat Rp247,26 triliun selama 2020-2023. Nilai tersebut meliputi peningkatan ekspor Rp127,84 triliun, naiknya penerimaan pajak Rp23,3 triliun, dan menurunnya subsidi pupuk Rp4,94 triliun.

Kinerja sektor industri pengolahan nonmigas di kuartal III/2024 menjadi kontributor utama dalam PDB Indonesia, dengan kontribusi sebesar 17,18 persen dan pertumbuhan 4,84 persen.

Baca Juga: China Berpaling dari Batu Bara, Permintaan Listrik Baru Dipasok Energi Hijau

Selanjutnya, nilai ekspor pada tahun 2024 mencapai USD196,55 miliar atau 74,25 persen dari total ekspor nasional. Investasi yang diserap di sektor industri non migas tercatat Rp515,7 triliun, setara 40,9 persen dari total investasi nasional. Sedangkan serapan tenaga kerjanya mencapai 20,01 juta orang di tahun lalu.

"Sektor industri pengolahan non migas berkontribusi sangat signifikan terhadap perekonomian kita, sehingga kita perlu terus memperkuat dan memastikan pertumbuhannya. Perlu dukungan maksimal untuk mengoptimalkan kinerjanya, salah satunya melalui keberlanjutan penerapan HGBT," papar Menperin.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Produksi Pick-Up Lokal...
Produksi Pick-Up Lokal Tembus 1 Juta Unit, Potensi Ekonomi Bisa Capai Rp27 Triliun!
Rapor Moody’s Rating...
Rapor Moody’s Rating jadi Momentum Pemerintah Benahi Kebijakan Fiskal
Penjualan Mobil Nasional...
Penjualan Mobil Nasional di 2026 Diproyeksi Capai 850.000 Unit
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Jabat Ketum DPP Pemuda...
Jabat Ketum DPP Pemuda Lira, Sultoni: Dukung Kebijakan Prorakyat, tapi Tetap Kritis
Ternyata Ini yang Membuat...
Ternyata Ini yang Membuat Penjualan Mobil Listrik Melesat di Indonesia
Rekomendasi
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Infografis
Dampak Positif yang...
Dampak Positif yang Terjadi pada Tubuh setelah Berhenti Merokok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved