Diskon Token Listrik 50% Berakhir Tanggal Berapa? PLN Wanti-wanti Informasi Palsu

Kamis, 06 Februari 2025 - 06:12 WIB
loading...
Diskon Token Listrik...
PT PLN (Persero) mengingatkan kepada para pelanggan listrik agar berhati-hati terhadap informasi palsu terkait diskon tarif listrik 50%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengingatkan kepada para pelanggan listrik agar berhati-hati terhadap informasi palsu terkait diskon tarif listrik 50%. Ditegaskan oleh perseroan bahwa diskon tarif listrik 50% untuk pelanggan rumah tangga (450 VA, 950 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA) tidak memerlukan pendaftaran maupun pembayaran apa pun.

Baca Juga: Apakah Diskon Token Listrik 50% Berlaku di Bulan Maret 2025? Simak Penjelasannya

"Selalu pastikan informasi hanya dari media sosial resmi PLN. Jika ragu, segera hubungi call center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile," bunyi pernyataan PLN lewat media sosial resminya @pln_id dikutip Rabu (5/2/2025).

Diskon Token Listrik 50% Berakhir Tanggal Berapa?

Terkait sampai kapan setengah harga tarif listrik berlaku, PLN menerangkan, diskon token listrik 50% dari Pemerintah untuk pelanggan rumah tangga (R) prabayar dan pascabayar dengan daya 450 VA hingga 2.200 VA masih berlaku hingga tanggal 28 Februari 2025.

"Diskon ini diberikan otomatis tanpa registrasi. Kamu bisa menggunakannya kapan saja dalam periode yang ditentukan," jelasnya.

Diskon Tarif Listrik 50% berlaku sejak 1 Januari hingga 28 Februari 2025. Electrizen tidak perlu terburu-buru atau khawatir kehabisan, karena diskon ini berlaku sepanjang waktu selama periode tersebut.

Dampak Diskon Setengah Harga Tarif Listrik

Program diskon tarif listrik 50% dari pemerintah menjadi angin segar bagi banyak masyarakat Indonesia. Tidak hanya meringankan beban, program ini memberikan peluang untuk mengatur pengeluaran.

Bagi Rika, seorang penjual makanan rumahan, program ini sangat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, yang kini bisa dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan anak dan kebutuhan pokok lainnya.

"Pengeluaran saya bisa saya gunakan untuk membayar anak sekolah, kontrakan dan kebutuhan lainnya," ujar Rika yang bekerja sebagai penjual makanan rumahan seperti dikutip dari @pln_id.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
CATL Siap Hadirkan Teknologi...
CATL Siap Hadirkan Teknologi Pengganti Baterai Mobil Listrik di Eropa
Diskon Listrik Dibatalkan,...
Diskon Listrik Dibatalkan, Pemerintah Naikkan Subsidi Upah Jadi Rp300 Ribu
Sri Mulyani: Hitungan...
Sri Mulyani: Hitungan Diskon Tarif Listrik Butuh Waktu Lama
Rekomendasi
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
Berita Terkini
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved