Yamaha Music Tutup Pabrik, 1.100 Pekerja Kena PHK

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:48 WIB
loading...
Yamaha Music Tutup Pabrik,...
Yamaha Music akan menutup dua pabriknya di Indonesia yang menyebabkan 1.100 orang kehilangan pekerjaan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Yamaha Music akan menutup dua pabriknya di Indonesia yang menyebabkan 1.100 orang dilakukan pemutusan hubungan kerja ( PHK ). Hal ini seperti diungkap Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Riden Hatam Aziz.

Aziz mengatakan bahwa dua pabrik Yamaha Music yang akan ditutup adalah PT Yamaha Music Product Asia yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat dan PT Yamaha Music Indonesia yang berlokasi Pulo Gadung, Jakarta Timur. Keduanya merupakan pabrik divisi piano.

"PT Yamaha Music Product Asia jumlah karyawan kurang lebih 400 orang, tutup akhir bulan Maret 2025. PT Yamaha Music Indonesia jumlah karyawan 700 orang, tutup akhir bulan Desember 2025," kata Aziz dalam keterangan tertulis, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga: Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Korban PHK Dapat 60% Gaji selama 6 Bulan

Dijelaskan tutupnya kedua pabrik Yamaha Musik ini karena sepinya pemesanan. Aziz menambahkan bahwa perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Jepang itu memutuskan untuk memindahkan produksinya ke China dan juga Jepang. "Karena order menurun diputuskan di produksi di China dan Jepang," ujar dia.

Baca Juga: PHK Raksasa Minyak Terus Berlanjut, Chevron Bakal Pecat 8.000 Karyawan

Untuk diketahui, PT Yamaha Music Indonesia sendiri telah lama dikenal sebagai produsen alat musik berkualitas tinggi, khususnya piano. Produk-produk yang dihasilkan kerap diekspor ke banyak negara di berbagai belahan dunia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved