5 Negara yang Memilih Jalur Negosiasi Tarif dengan AS, Ada Indonesia hingga Israel

Senin, 07 April 2025 - 09:57 WIB
loading...
5 Negara yang Memilih...
Pejabat Trump mengklaim bahwa kebijakan tarif tidak dimaksudkan untuk membuat para pemimpin dunia lainnya menghubungi presiden mengenai potensi kesepakatan perdagangan baru. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Lebih dari 50 negara menginginkan negosiasi ulang terkait perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) sebagai respons terhadap kenaikan tarif impor. Puluhan negara telah menghubungi Gedung Putih untuk membahas permasalahan ini, menurut seorang Penasihat Ekonomi Senior Presiden AS, Donald Trump.

Direktur Dewan Ekonomi Nasional, Kevin Hassett, mengklaim bea masuk tersebut tidak akan menyebabkan kenaikan harga yang signifikan di dalam negeri AS.

"Saya rasa Anda tidak akan melihat dampak besar pada konsumen di AS," ujar Hassett seperti dilansir dari DW, Senin (7/4/2025).

Baca Juga: Ekonom Ingatkan Kebijakan Tarif Picu Bencana Ekonomi Global Seabad yang Lalu

Hassett juga membantah tarif baru ini menyebabkan penurunan pasar saham untuk menekan Federal Reserve agar memangkas suku bunga. Dia menegaskan tidak ada "paksaan politik" dari AS terkait kebijakan ini.

Trump membagikan sebuah video yang menunjukkan bahwa tarif diberlakukan bertujuan untuk menekan pasar saham secara sengaja, guna memaksa suku bunga yang lebih rendah.

Saham-saham AS anjlok sekitar 10% pada hari Kamis dan Jumat setelah Trump mengumumkan kebijakan tarif global baru yang lebih agresif dari yang diperkirakan oleh para investor. Trump menyatakan bahwa tarif tersebut adalah cara yang efektif untuk mengatasi "defisit keuangan yang sangat besar" dengan negara-negara seperti China dan Uni Eropa.

"Tarif-tarif itu sudah berlaku, dan merupakan hal yang indah untuk dilihat," tulisnya dalam sebuah posting di Truth Social.

Baca Juga: Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS

Berikut 5 negara yang memilih jalur negosiasi tarif dagang dengan AS:

1. Indonesia


Indonesia menyatakan tidak akan melakukan pembalasan terhadap tarif yang dikenakan oleh Presiden Trump. Indonesia telah mengeluarkan tanggapan pertama terhadap tarif baru sebesar 32% yang diberlakukan oleh AS terhadap negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Rekomendasi
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Tampil Stylish Tak Harus...
Tampil Stylish Tak Harus Mahal, Ini 7 Tips Pilih Fashion Pria ala Kreator Konten Muhamad Sadam
Princes Rules Broken?!,...
Prince's Rules Broken?!, Microdrama Time Traveling Terbaru di V+Short
Berita Terkini
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved