China Setop Ekspor Logam Tanah Jarang dan Mineral Kritis Gegara Tarif Baru Trump
Selasa, 15 April 2025 - 05:31 WIB
loading...
A
A
A
CEO American Elements, Michael Silver mengatakan, kepada NYT bahwa perusahaannya baru-baru ini diberitahu bahwa lisensi dapat memakan waktu 45 hari untuk diproses. Ia juga menambahkan, bahwa perusahaannya telah dipaksa untuk membangun inventaris terlebih dahulu untuk memenuhi kontrak saat ini.
Ketua komite penasihat mineral kritis untuk Kantor Perwakilan Dagang AS, Daniel Pickard juga mengatakan kepada surat kabar itu, bahwa pengawasan ekspor dapat "memiliki efek besar untuk AS". Ia juga memperingatkan bahwa gangguan berkepanjangan dapat merusak reputasi China sebagai pemasok.
NYT juga mencatat bahwa pembatasan tersebut juga melarang perusahaan China bekerja sama dengan perusahaan AS yang masuk blacklist yang jumlahnya terus bertambah, terutama untuk kontraktor pertahanan. CEO MP Materials, James Litinsky mengatakan, bahwa langkah itu menimbulkan risiko serius bagi rantai pasokan militer AS.
Sebagai informasi pada awal bulan ini, Trump mengumumkan eskalasi tarif besar-besaran, hingga meningkatkan total bea masuk China menjadi 145%. Gedung Putih mengatakan, langkah-langkah itu ditujukan untuk mempromosikan manufaktur domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan yang sudah berlangsung lama.
Baca Juga: AS Putus Ketergantungan Mineral Kritis dari China, Trump Pakai Kekuatan Darurat
Ketua komite penasihat mineral kritis untuk Kantor Perwakilan Dagang AS, Daniel Pickard juga mengatakan kepada surat kabar itu, bahwa pengawasan ekspor dapat "memiliki efek besar untuk AS". Ia juga memperingatkan bahwa gangguan berkepanjangan dapat merusak reputasi China sebagai pemasok.
NYT juga mencatat bahwa pembatasan tersebut juga melarang perusahaan China bekerja sama dengan perusahaan AS yang masuk blacklist yang jumlahnya terus bertambah, terutama untuk kontraktor pertahanan. CEO MP Materials, James Litinsky mengatakan, bahwa langkah itu menimbulkan risiko serius bagi rantai pasokan militer AS.
Sebagai informasi pada awal bulan ini, Trump mengumumkan eskalasi tarif besar-besaran, hingga meningkatkan total bea masuk China menjadi 145%. Gedung Putih mengatakan, langkah-langkah itu ditujukan untuk mempromosikan manufaktur domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan yang sudah berlangsung lama.
Baca Juga: AS Putus Ketergantungan Mineral Kritis dari China, Trump Pakai Kekuatan Darurat
Lihat Juga :