ETH Sentuh Posisi Terendah, Tether Siapkan Stablecoin Baru

Senin, 21 April 2025 - 12:11 WIB
loading...
A A A
Pasokan ETH yang Menguntungkan Anjlok ke Level Terendah dalam Empat Tahun
Data dari Glassnode menunjukan bahwa persentase pasokan ETH yang menghasilkan keuntungan saat ini berada pada titik terendah dalam empat tahun terakhir. Hanya 40% dari total pasokan ETH yang kini berada dalam zona menguntungkan.

Penurunan yang signifikan dari 97,5% pada awal Desember 2024. Analis dari Venturefounder berpendapat bahwa jika angka ini turun di bawah 30%, maka itu bisa menandakan peluang membeli yang sangat jarang yang hanya muncul beberapa kali dalam satu dekade terakhir.

Venturefounder juga mencatat nilai pasar Ethereum kini telah turun hingga setara dengan nilai realisasi on-chain-nya. Nilai Realisasi mencerminkan harga rata-rata saat semua token ETH terakhir berpindah tangan.

Meskipun ETH telah mengalami penurunan sebesar 60% dari angka tertingginya di akhir 2024, sebuah laporan terbaru dari BeInCrypto menunjukkan bahwa Ethereum tetap menjadi pemimpin sebagai platform dApp terfavorit. Pendapatan dari biaya dApp telah mencapai lebih dari US$1 miliar pada kuartal pertama 2025.

Selain itu, pembaruan Pectra dan Fusaka yang direncanakan diperkirakan akan dirilis di mainnet masing-masing pada Mei 2025 dan akhir tahun 2025. Pembaruan ini diprediksi akan meningkatkan kinerja jaringan secara signifikan dan menghidupkan kembali minat para investor.

Tether Siap Luncurkan Stablecoin Sesuai SEC
Dalam berita terbaru, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah menerbitkan panduan baru yang menjelaskan status regulasi beberapa jenis stablecoin. Tether, yang dikenal sebagai penerbit stablecoin USDT yang populer, telah merespons rencana untuk meluncurkan stablecoin baru.

SEC Menginformasikan Covered Stablecoins
SEC baru-baru ini memperkenalkan istilah covered stablecoins, yang menandakan fase baru dalam pengaturan stablecoin. Covered stablecoins adalah aset digital yang tidak dikategorikan sebagai sekuritas, sehingga transaksi dan penerbitannya tidak terpengaruh oleh undang-undang sekuritas federal.

Kriteria yang ditetapkan oleh SEC mengindikasikan bahwa stablecoin harus memiliki dukungan satu untuk satu dengan dolar AS, didukung oleh aset yang likuid dan berisiko rendah.

Selain itu, stablecoin tersebut wajib dapat ditukarkan dengan nilai penuh kapan saja sesuai permintaan, dan tidak boleh menawarkan keuntungan, bunga, hak kepemilikan, atau hak suara. Ini memperkuat posisi stablecoin sebagai sarana pembayaran dan penyimpanan nilai.

Tanggapan Strategis Tether
Menanggapi hal tersebut Tether tengah mempertimbangkan untuk meluncurkan stablecoin baru demi mematuhi regulasi yang berlaku di AS. Inisiatif ini akan melibatkan dukungan yang berasal dari kas dan surat berharga AS, menjaga kepatuhan terhadap syarat yang ditentukan oleh SEC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Laporan AMS 2025–2026...
Laporan AMS 2025–2026 AFTECH Petakan Lima Transisi Fintech Indonesia
AFTECH di IDBS 2026:...
AFTECH di IDBS 2026: Peran Fintech Makin Krusial Sokong Ekonomi Riil
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Rekomendasi
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved