China Mengancam Negara-negara yang Negosiasi Tarif dengan Trump
Senin, 21 April 2025 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu sebelumnya, Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa AS sedang dalam pembicaraan dengan China tentang tarif. Ia yakin ekonomi terbesar di dunia dapat membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang yang pahit.
"Ya, kami berbicara dengan China," kata Trump kepada wartawan di Kantor Oval.
"Saya akan mengatakan mereka telah menghubungi beberapa kali. Saya pikir kami akan membuat kesepakatan yang sangat baik dengan China," bebernya.
Di sisi lain China bertekad tidak takut dengan perang dagang dan bakal melakukannya sampai akhir. Beijing juga belum mengkonfirmasi bahwa, apakah mereka sedang dalam pembicaraan dengan Washington, meskipun telah menyerukan dialog.
Para pejabat China mengatakan, AS perlu menunjukkan rasa hormat yang lebih besar. Mereka juga mengkritik keras apa yang disebutnya "unilateralisme dan proteksionisme" oleh AS – dan memperingatkan tentang tatanan internasional yang kembali ke "hukum hutan".
Baca Juga: Pengusaha China Ejek Tarif Trump: Barang Mewah di AS Dibuat dengan Cost Murah
"Di mana yang kuat memangsa yang lemah, semua negara akan menjadi korban," kata Beijing pada hari Senin.
"Ya, kami berbicara dengan China," kata Trump kepada wartawan di Kantor Oval.
"Saya akan mengatakan mereka telah menghubungi beberapa kali. Saya pikir kami akan membuat kesepakatan yang sangat baik dengan China," bebernya.
Di sisi lain China bertekad tidak takut dengan perang dagang dan bakal melakukannya sampai akhir. Beijing juga belum mengkonfirmasi bahwa, apakah mereka sedang dalam pembicaraan dengan Washington, meskipun telah menyerukan dialog.
Para pejabat China mengatakan, AS perlu menunjukkan rasa hormat yang lebih besar. Mereka juga mengkritik keras apa yang disebutnya "unilateralisme dan proteksionisme" oleh AS – dan memperingatkan tentang tatanan internasional yang kembali ke "hukum hutan".
Baca Juga: Pengusaha China Ejek Tarif Trump: Barang Mewah di AS Dibuat dengan Cost Murah
"Di mana yang kuat memangsa yang lemah, semua negara akan menjadi korban," kata Beijing pada hari Senin.
(akr)
Lihat Juga :