Eropa Lepas Aset Beku Rusia Rp55,1 Triliun, Investor Barat Kecipratan
Minggu, 04 Mei 2025 - 11:54 WIB
loading...
Euroclear berencana menyita dan mendistribusikan kembali sekitar 3 miliar euro (USD3,4 miliar) setara Rp55,1 triliun dana Rusia yang dibekukan di perusahaan kliring Belgia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Euroclear berencana menyita dan mendistribusikan kembali sekitar 3 miliar euro (USD3,4 miliar) setara Rp55,1 triliun dana Rusia yang dibekukan di perusahaan kliring Belgia. Hal ini dilakukan Eropa, setelah Moskow merebut dana dan aset investor Barat di Rusia.
Seperti dilansir Reuters, hal itu berdasarkan dokumen yang diperlihatkan sumber terkait. Uang itu kabarnya akan digunakan sebagai kompensasi kepada investor Barat setelah uang mereka yang disimpan di Rusia dalam beberapa bulan terakhir disita oleh Moskow.
Rusia diketahui telah merancang undang-undang untuk menyita dana dari perusahaan dan investor dari negara tidak bersahabat serta negara yang menjatuhkan sanksi.
Baca Juga: Aset Disita, Taipan Rusia Balik Menuntut Ukraina
Euroclear akan mendistribusikan kembali 3 miliar euro dari total 10 miliar euro yang dikumpulkan dalam bentuk uang tunai milik entitas Rusia dan individu yang terkena sanksi Uni Eropa menyusul invasi Moskow ke Ukraina pada 2022. Hal ini disampaikan oleh sumber yang tidak ingin disebutkan namanya seperti dikutip reuters.
Seperti dilansir Reuters, hal itu berdasarkan dokumen yang diperlihatkan sumber terkait. Uang itu kabarnya akan digunakan sebagai kompensasi kepada investor Barat setelah uang mereka yang disimpan di Rusia dalam beberapa bulan terakhir disita oleh Moskow.
Rusia diketahui telah merancang undang-undang untuk menyita dana dari perusahaan dan investor dari negara tidak bersahabat serta negara yang menjatuhkan sanksi.
Baca Juga: Aset Disita, Taipan Rusia Balik Menuntut Ukraina
Euroclear akan mendistribusikan kembali 3 miliar euro dari total 10 miliar euro yang dikumpulkan dalam bentuk uang tunai milik entitas Rusia dan individu yang terkena sanksi Uni Eropa menyusul invasi Moskow ke Ukraina pada 2022. Hal ini disampaikan oleh sumber yang tidak ingin disebutkan namanya seperti dikutip reuters.
Lihat Juga :