Batas Diskon Tambah Daya Listrik PLN 50%, Hemat Kantong Lebih dari Rp3 Juta

Senin, 19 Mei 2025 - 13:29 WIB
loading...
Batas Diskon Tambah...
PLN kembali menghadirkan diskon 50% untuk biaya tambah daya listrik pelanggan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menghadirkan diskon 50% untuk biaya tambah daya listrik pelanggan. Program ini berlangsung sejak 10 Mei 2025 dan akan berakhir pada 23 Mei 2025 mendatang. Setelah periode tersebut, biaya tambah daya akan kembali ke tarif normal tanpa potongan harga.

Dilansir dari laman resmi PLN, promo diskon tersebut ditujukan untuk pelanggan listrik dengan daya awal mulai dari 450 VA hingga 5.500 VA. Setelah melakukan penambahan daya, pelanggan dapat meningkatkan kapasitas listriknya hingga maksimal 7.700 VA. Program ini hanya berlaku bagi pelanggan dengan tegangan rendah dan golongan tarif satu fasa.

Baca Juga: Berapa Persen Diskon Tambah Daya Listrik PLN Mei 2025? Ini Rincian Biayanya

Salah satu syarat utama untuk mengikuti diskon ini adalah pelanggan harus sudah terdaftar di sistem PLN sebelum 1 Mei 2024. Selain itu, pengajuan tambah daya hanya dapat dilakukan melalui aplikasi resmi PLN Mobile. Pelanggan prabayar cukup melakukan pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar harus melakukan pembayaran tagihan listrik untuk memperoleh e-voucher diskon.

Dalam masa promo, setiap akun PLN Mobile hanya dapat menerima maksimal empat e-voucher diskon tambah daya. E-voucher ini bisa diperoleh melalui menu "Reward" di aplikasi PLN Mobile atau melalui email yang dikirimkan oleh PLN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Rekomendasi
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Diskon 50% Tarif Listrik di Awal 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved