Prabowo Pilih Temui Putin di Rusia, Absen KTT G7 Kanada
Jum'at, 13 Juni 2025 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia secara tradisional menganut kebijakan luar negeri bebas aktif dan tidak berpihak pada blok manapun. Pemerintah menegaskan bahwa kunjungan ke Rusia telah dijadwalkan jauh sebelum undangan G7 diterima. Namun, pilihan untuk mendahulukan pertemuan dengan Putin tetap menyulut spekulasi arah diplomasi Indonesia ke depan.
Sejak terpilih sebagai Presiden RI, Prabowo menunjukkan keinginan mempererat hubungan dengan berbagai negara besar, termasuk Rusia. Ia pernah bertemu Putin pada 2023 dan mengajukan usulan perdamaian untuk konflik Ukraina, yang dinilai mencerminkan kedekatan pandangannya dengan Moskow.
Usulan itu mencakup gencatan senjata, pembentukan zona penyangga yang diawasi PBB, serta referendum di wilayah yang dikuasai Rusia. Meskipun menuai kritik dari Barat, langkah tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai pihak yang berusaha menjembatani konflik global, meski cenderung tidak menentang Rusia secara terbuka.
Pada Desember tahun lalu, Prabowo juga menjamu Kepala Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Jakarta. Pertemuan itu membahas kerja sama militer dan menjadi salah satu lawatan pejabat tinggi Rusia ke Asia Tenggara sejak invasi ke Ukraina dimulai.
Dalam kunjungannya pekan depan, Prabowo dan Putin diperkirakan akan membahas berbagai bentuk kerja sama bilateral, termasuk bidang pertahanan, transportasi, dan pendidikan. "Isu-isu strategis menjadi perhatian bersama dalam pertemuan ini," ungkap Rolliansyah.
Sejak terpilih sebagai Presiden RI, Prabowo menunjukkan keinginan mempererat hubungan dengan berbagai negara besar, termasuk Rusia. Ia pernah bertemu Putin pada 2023 dan mengajukan usulan perdamaian untuk konflik Ukraina, yang dinilai mencerminkan kedekatan pandangannya dengan Moskow.
Usulan itu mencakup gencatan senjata, pembentukan zona penyangga yang diawasi PBB, serta referendum di wilayah yang dikuasai Rusia. Meskipun menuai kritik dari Barat, langkah tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai pihak yang berusaha menjembatani konflik global, meski cenderung tidak menentang Rusia secara terbuka.
Pada Desember tahun lalu, Prabowo juga menjamu Kepala Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Jakarta. Pertemuan itu membahas kerja sama militer dan menjadi salah satu lawatan pejabat tinggi Rusia ke Asia Tenggara sejak invasi ke Ukraina dimulai.
Dalam kunjungannya pekan depan, Prabowo dan Putin diperkirakan akan membahas berbagai bentuk kerja sama bilateral, termasuk bidang pertahanan, transportasi, dan pendidikan. "Isu-isu strategis menjadi perhatian bersama dalam pertemuan ini," ungkap Rolliansyah.
Lihat Juga :