Airlangga Respons soal Demo Sopir Truk ODOL, Janji Carikan Solusi

Rabu, 02 Juli 2025 - 14:29 WIB
loading...
Airlangga Respons soal...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh aliansi sopir truk terkait kebijakan penindakan truk Over Dimension Overload (ODOL) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025). Airlangga berjanji akan membuka ruang dialog untuk menampung seluruh aspirasi pelaku industri logistik dan sopir truk.

"Terkait ODOL, beberapa komoditas yang menggunakan fasilitas tersebut memang berasal dari industri berat, seperti baja, semen, dan makanan minuman. Nanti aspirasi yang disampaikan akan ditampung dan dibicarakan dengan kementerian terkait," ujar Airlangga dalam koneferensi pers, Rabu (2/7).

Baca Juga: Akibat Ugal-ugalan Truk ODOL, 6.000 Orang Tewas Negara Tekor Rp43,4 Triliun

Sebagaimana diketahui, demo yang dilakukan kelompok sopir truk menuntut peninjauan ulang kebijakan ODOL. Mereka khawatir pengetatan aturan ini akan meningkatkan biaya logistik dan berdampak pada harga bahan pokok.

Kelompok sopir truk juga menyampaikan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut dapat mengganggu distribusi barang, terutama sembako, sehingga berkontribusi pada kenaikan inflasi.

Pengendalian truk ODOL merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan biaya logistik nasional yang saat ini mencapai sekitar 14,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah menargetkan penurunan biaya logistik menjadi 12,5 persen dan bahkan 8 persen pada 2030.

Kebijakan ini juga menjadi fokus dalam penyusunan Peraturan Presiden tentang Penguatan Logistik Nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi year-on-year per Mei 2025 tercatat sebesar 1,87 persen, dengan inflasi year-to-date sebesar 1,35 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rupiah Ambruk, Dolar...
Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp17.300, Ini Respons Pemerintah
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Rekomendasi
Sujud dalam Ayat-ayat...
Sujud dalam Ayat-ayat Al-Qur'an, Mengandung Banyak Makna!
Ramzi Geram Putrinya...
Ramzi Geram Putrinya Dituding Jadi Orang Ketiga, Dukung Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Berita Terkini
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved