Konflik Iran-Israel Membongkar Kelemahan Industri Pertahanan Amerika

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:56 WIB
loading...
A A A
Seandainya konflik dengan Iran meningkat dan meluas, "Maka mengharuskan AS secara substansial meningkatkan, memodifikasi, dan merancang ulang rantai pasokan untuk mendukung sistem seperti B-2, yang memiliki beberapa persyaratan dalam hal mineral kritis dan magnet," kata Daniels.

"Kita (AS) harus benar-benar bergerak lebih cepat untuk mengubah rantai pasokan kita menjadi senjata itu sendiri. Karena kemampuan untuk bertindak cepat dan memperoleh secara cepat adalah pembeda ketika bicara soal kemampuan tempur di waktu peperangan," kata Daniels.

Sementara itu kerentanan industri pertahanan AS menjadi jelas selama perang Israel dengan Hamas, yang dimulai pada bulan Oktober 2023 dan masih berlanjut. Daniels menjelaskan, bahwa mereka lebih terekspos selama konflik dengan Iran.

"Ketika Anda memiliki dua negara besar seperti Israel dan Iran yang terlibat dalam perang kinetik berskala penuh, Anda akan mengalami kemungkinan penghentian yang lebih parah dan lebih nyata... Ini jauh lebih diperhatikan sekarang dibandingkan saat Israel berusaha melawan Hezbollah atau saat Israel berusaha melawan Hamas," paparnya.

"Ini jauh lebih nyata ketika Anda memiliki sebuah negara yang memiliki kapasitas militer yang signifikan benar-benar terlibat dengan negara lain," kata Daniels.

Baca Juga: Konflik Israel-Iran Bikin China Makin Ngebet Bangun Mega Pipa Gas Bareng Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved