BRICS Tolak Pembayaran Dolar AS, 50% Transaksi Gunakan Yuan China
Senin, 28 Juli 2025 - 07:36 WIB
loading...
A
A
A
China memanfaatkan BRICS sebagai platform untuk mengguncang hegemoni dolar AS di pasar global. Rusia dan Iran, yang juga menghadapi sanksi ekonomi dari Gedung Putih, mengikuti jejak China dalam upaya melindungi ekonomi mereka dari tekanan eksternal.
Baca Juga: Perang Kamboja dan Thailand Picu Kekhawatiran Global
Namun, tidak semua negara anggota BRICS sepenuhnya sejalan dalam agenda dedolarisasi. Beberapa negara, yang khawatir akan potensi tarif dan perang dagang dari AS masih cenderung menggunakan dolar AS untuk transaksi mereka.
India misalnya telah beberapa kali menyatakan keberatannya terhadap upaya dedolarisasi dan secara terbuka menerima penggunaan dolar AS untuk perdagangan dan penyelesaian pembayaran internasional. Sikap India menunjukkan kompleksitas dan dinamika yang ada di dalam aliansi BRICS terkait isu mata uang.
Baca Juga: Perang Kamboja dan Thailand Picu Kekhawatiran Global
Namun, tidak semua negara anggota BRICS sepenuhnya sejalan dalam agenda dedolarisasi. Beberapa negara, yang khawatir akan potensi tarif dan perang dagang dari AS masih cenderung menggunakan dolar AS untuk transaksi mereka.
India misalnya telah beberapa kali menyatakan keberatannya terhadap upaya dedolarisasi dan secara terbuka menerima penggunaan dolar AS untuk perdagangan dan penyelesaian pembayaran internasional. Sikap India menunjukkan kompleksitas dan dinamika yang ada di dalam aliansi BRICS terkait isu mata uang.
(nng)
Lihat Juga :