Menjaga Ekonomi Perang, Rusia Diramal Sedang Mempersiapkan Konfrontasi Skala Besar

Kamis, 07 Agustus 2025 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Mereka memprediksi bahwa Kremlin dapat mempertahankan perang mereka setidaknya hingga 2027. Laporan CSIS muncul di tengah peningkatan pengawasan terhadap ekonomi Rusia.

Kegiatan manufaktur menyusut bulan lalu, dan lapangan kerja juga terpengaruh. Pertumbuhan PDB melambat menjadi 1,4% pada kuartal pertama, turun tajam dari 4,5% pada kuartal sebelumnya. Namun, Rusia telah melawan ekspektasi berkat kompleks industri militer yang terus berkembang.

"Setelah menjadi negara yang paling disanksi di dunia, negara itu berhasil mengatasi banyak kendala ekonomi, menjaga pendapatan dari penjualan energi tetap tinggi dan anggaran seimbang, berinvestasi di sektor militer dan industri pertahanan, meningkatkan produksi domestik senjata dan peralatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi," tulis para analis dari think tank tersebut.

Paling penting disebutkan, ekonomi militer telah membangun basis luas pemangku kepentingan politik dan ekonomi -dari kalangan elit hingga pekerja biasa- yang mendapatkan manfaat dari konflik yang terus berlanjut. Hal itu membuat penarikan signifikan dalam aktivitas militer, mungkin berdampak negatif baik secara politik maupun ekonomi.

Bahkan jika gencatan senjata dicapai, Rusia mungkin masih dapat membangun kembali dan memperluas angkatan bersenjatanya selama dekade berikutnya. Baca Juga: Jatuhkan Tarif 25%, Trump Tak Peduli Jika Ekonomi Rusia dan India Mati Sama-sama

"Perubahan sosial ekonomi yang disebabkan oleh perang Rusia telah begitu signifikan sehingga proses militerisasi masyarakat kemungkinan besar tidak akan berhenti meskipun perang di Ukraina berakhir," tulis para analis CSIS seperti dilansir Bussiness Insider.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Rekomendasi
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved