Menjaga Ekonomi Perang, Rusia Diramal Sedang Mempersiapkan Konfrontasi Skala Besar
Kamis, 07 Agustus 2025 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Posisi strategis Kremlin juga tidak melunak. CSIS memperkirakan Rusia sedang mempersiapkan konfrontasi jangka panjang dengan NATO, menggunakan perang untuk memodernisasi pasukannya dan menguji ketahanan Barat.
Di luar senjata konvensional, Rusia telah meningkatkan perang hibrida, termasuk serangan siber, disinformasi, sabotase, campur tangan politik, dan serangan terhadap infrastruktur kritis. Alat-alat ini memungkinkan Moskow untuk beroperasi secara agresif di berbagai front.
"Meskipun lebih inferior dibandingkan NATO dalam hal kemampuan konvensional, Rusia saat ini merupakan tantangan yang lebih besar bagi keamanan Eropa dibandingkan pada awal tahun 2022," ungkap para analis CSIS.
Kremlin sedang belajar dari kegagalan di masa lalu, beradaptasi dengan cepat, dan semakin percaya diri dengan apa yang mereka anggap Barat enggan menghentikannya.
"Reformasi militer besar-besaran yang sedang berlangsung di Moskow menunjukkan bahwa Rusia mungkin sedang mempersiapkan semacam konfrontasi dengan NATO dalam waktu dekat-termasuk bahkan perang konvensional berskala besar," tulis mereka.
Di luar senjata konvensional, Rusia telah meningkatkan perang hibrida, termasuk serangan siber, disinformasi, sabotase, campur tangan politik, dan serangan terhadap infrastruktur kritis. Alat-alat ini memungkinkan Moskow untuk beroperasi secara agresif di berbagai front.
"Meskipun lebih inferior dibandingkan NATO dalam hal kemampuan konvensional, Rusia saat ini merupakan tantangan yang lebih besar bagi keamanan Eropa dibandingkan pada awal tahun 2022," ungkap para analis CSIS.
Kremlin sedang belajar dari kegagalan di masa lalu, beradaptasi dengan cepat, dan semakin percaya diri dengan apa yang mereka anggap Barat enggan menghentikannya.
"Reformasi militer besar-besaran yang sedang berlangsung di Moskow menunjukkan bahwa Rusia mungkin sedang mempersiapkan semacam konfrontasi dengan NATO dalam waktu dekat-termasuk bahkan perang konvensional berskala besar," tulis mereka.
(akr)
Lihat Juga :