Gegara Corona, Pemerintah Dipaksa Ngirit Pakai Uang Negara

Kamis, 10 September 2020 - 19:59 WIB
loading...
Gegara Corona, Pemerintah...
Pandemi virus corona memaksa pemerintah ngirit menggunakan anggaran negara. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 memaksa pemerintah ngirit menggunakan uang negara . Penghematan tersebut dilakukan melalui penyesuaian anggaran di dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 .

"Sekarang, kami belajar dari fakta bahwa banyak kegiatan pemerintah lebih efisien dilakukan secara virtual. Di mana kita bisa melanjutkan pelayanan pemerintahan dengan diskusi dan meeting online, serta kegiatan non fisik lainnya," ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara di acara ASEAN webinar series, Kamis (10/9/2020).

Baca Juga: Ketua Satgas PEN: Komandan Covid Seharusnya Bukan Pengusaha Tapi Ahli Kesehatan

Menurut dia pandemi Covid-19 menjadi pelajaran berharga agar tidak boros memakai anggaran negara. Disamping itu, menjadi momentum untuk melakukan reformasi anggaran baik ditingkat lembaga maupun kementerian. "Kita akan reformasi itu dengan sangat hati-hati untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Di sisi lain, pembangunan program prioritas juga tetap harus jalan. Program pembangunan tetap dilanjutkan sesuai dengan postur anggaran yang telah ditetapkan di dalam APBN. "Kegiatan program akan kita lanjutkan dari apa yang kita habiskan tahun ini dan tahun depan. Saat ini kita sedang membahas postur anggaran pemerintah dengan DPR," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Mesin Investasi...
Jadi Mesin Investasi Baru, Danantara Didorong Akhiri Inefisiensi di BUMN
NHM Dorong Efisiensi...
NHM Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan dalam Seminar Nasional ITNY
Strategi Hemat Energi...
Strategi Hemat Energi Harus Berbasis Efisiensi, Bukan Pembatasan
Airlangga: WFH Sehari...
Airlangga: WFH Sehari bagi ASN Tiap Jumat Hemat APBN Rp6,2 Triliun
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
iTransport Tawarkan...
iTransport Tawarkan Efisiensi Perjalanan Dinas Berbasis Aplikasi
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Mantan Ketua MK: Denda...
Mantan Ketua MK: Denda Rp11,4 Triliun Bermanfaat bagi Rakyat dan Negara
Rekomendasi
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved