Anggota Banggar Nilai Pernyataan Gubernur Anies yang Bombastis Membakar Pasar Modal

Jum'at, 11 September 2020 - 12:01 WIB
loading...
Anggota Banggar Nilai...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) meminta pemerintah untuk mengambil langkah mengenai rontoknya pasar modal dan rupiah saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil rem darurat, yakni menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid kedua.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Said Abdullah mengatakan, pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat bomabastis hingga merontokkan indeks harga saham gabungan (IHSG) . ( Baca juga:Ibukota PSBB, OJK Pastikan Industri Jasa Keuangan Tetap Beroperasi )

"Kejadian kemarin sangat disesalkan atas pernyataan bombastis dan dramatis oleh Gubernur DKI Anies Baswedan. Sehingga menimbulkan hal yang tidak perlu," kata Said di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Kata dia, pernyataan Anies ini membakar ludes 300 triliun modal asing. Serta saham-saham berguguran. Hal ini perlu diperbaiki agar tidak berlanjut.

"Kalau korporasi hancur, maka ritel akan hancur, dan ini adalah tantangan berat OJK maupun BI," katanya. ( Baca juga:Periode Januari-Agustus 2020, Mendagri Tolak 4.156 Usulan Mutasi PNS )

Said juga meminta untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Menurut dia, rupiah masih terjadi depresiasi secara konstan.

"Kami yakin terhadap berbagai upaya yang dilakukan dan ditempuh oleh Gubernur BI, dan kami berharap Gubernur BI juga menjaga stabilitas sektor keuangan karena kita khawatir upaya-upaya yang dilakukan Gubernur BI akan menjadi sia-sia bagi kita semua kalau tidak ada di antara kita koordinasi baik di semua lini," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Rekomendasi
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved