Lebih 50 Negara Antre Gabung BRICS, Ancam Kekuasaan AS di Panggung Global

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:33 WIB
loading...
Lebih 50 Negara Antre...
Rangkaian KTT BRICS Plus 2024 di Kazan, Rusia pada 22-24 Oktober 2024. Menlu RI Sugiono tengah belakang dalam sebuah sesi foto bersama. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - BRICS kian mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan ekonomi global. Hingga Agustus 2025, lebih dari 50 negara menyatakan minat untuk bergabung dengan aliansi ini. Dari jumlah itu, 23 negara telah mengajukan permohonan resmi, sementara 28 negara lainnya menyampaikan ketertarikan secara informal.

Vietnam menjadi negara terbaru yang menunjukkan minat bergabung. Kehadiran negara ini menambah panjang daftar calon anggota, sekaligus menegaskan meluasnya pengaruh BRICS yang kini menjangkau hampir seluruh kawasan dunia.

Saat ini, BRICS telah berkembang menjadi aliansi yang terdiri dari 11 anggota penuh, termasuk Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Ethiopia, dan Iran yang baru bergabung. Dengan ekspansi ini, BRICS kini mewakili hampir setengah populasi global dan lebih dari 41 persen produk domestik bruto (PDB) dunia.

Baca Juga: BRICS Dilanda Isu Skandal Korupsi Elite, Para Pemimpinnya Sembunyikan Miliaran Dolar di Bank Swiss

Selain anggota penuh, BRICS juga memiliki negara mitra yang menjalin kemitraan strategis, antara lain Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Uganda, dan Uzbekistan. Skema ini menunjukkan fleksibilitas BRICS dalam memperluas pengaruh tanpa mengharuskan keanggotaan penuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved