China Gelontorkan Dana Rp376 Triliun, Ubah Proyek Jalur Sutra ke Asia Tengah
Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Di Luar Dugaan AS, Jalur Sutra Baru China Semakin Mengikat Dunia
Di sisi lain, Amerika Serikat juga mulai meningkatkan ketertarikannya terhadap kawasan ini. Pada Februari lalu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce, menyatakan keinginan Washington menjajaki investasi mineral kritis di Uzbekistan sebagai peluang kerja sama yang saling menguntungkan.
Ketegangan antara AS dan China sepanjang 2025 mencakup kenaikan tarif, pembatasan ekspor, hingga perbedaan sikap dalam isu geopolitik. Menurut Christoph Nedopil Wang, Direktur Green Finance & Development Centre di Shanghai, kondisi ini mendorong Beijing mempercepat pengembangan proyek-proyek BRI di Asia Tengah meski prosesnya membutuhkan waktu panjang.
Di sisi lain, Amerika Serikat juga mulai meningkatkan ketertarikannya terhadap kawasan ini. Pada Februari lalu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce, menyatakan keinginan Washington menjajaki investasi mineral kritis di Uzbekistan sebagai peluang kerja sama yang saling menguntungkan.
Ketegangan antara AS dan China sepanjang 2025 mencakup kenaikan tarif, pembatasan ekspor, hingga perbedaan sikap dalam isu geopolitik. Menurut Christoph Nedopil Wang, Direktur Green Finance & Development Centre di Shanghai, kondisi ini mendorong Beijing mempercepat pengembangan proyek-proyek BRI di Asia Tengah meski prosesnya membutuhkan waktu panjang.
(nng)
Lihat Juga :