Transaksi Bukalapak Melejit Hampir 400%
Jum'at, 11 September 2020 - 17:42 WIB
loading...
Bukalapak mencatatkan kenaikan transaksi hampir 400%. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bukalapak mencatatkan pertumbuhan Total Processing Value (TPV) dari kuartal I 2018 hingga kuartal II 2020, sebanyak hampir 400%. Capaian ini didominasi oleh transaksi yang berasal dari berbagai kota di luar tier 1 dan pertumbuhan market share stabil di masa pandemi.
CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menjelaskan, pengguna marketplace tersebut berasal dari berbagai latar belakang ekonomi, tidak hanya dari berbagai kota besar. Hal itu menunjukkan keberhasilan perusahaan menciptakan dampak ekonomi menyeluruh, sekaligus menciptakan pola perilaku di masyarakat yang memanfaatkan keberadaan marketplace dan teknologi sebagai bagian dari aktivitas ekonomi.
"Kami mengoptimalkan platform kami untuk menerobos kesenjangan ekonomi, infrastruktur, dan mendukung inklusi keuangan. Kami ingin menciptakan dampak di masyarakat dengan terus mengembangkan ekosistem digital yang berbasis keadilan ekonomi bagi semua," kata Rachmat Kaimuddin dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (11/9/2020).
Baca Juga: Baru Saja Jadi Bos Telkom, Pendiri Bukalapak Fajrin Rasyid Tutup Blanja.com
Ia juga menyampaikan, Bukalapak menargetkan bisnis yang berkelanjutan dengan peningkatan EBITDA dan burn rate semakin rendah. Hal ini dibuktikan dengan capaian yang menghasilkan kenaikan dalam monetisasi. Sampai pertengahan 2020, Bukalapak meningkatkan EBITDA hingga 60% lebih.
CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menjelaskan, pengguna marketplace tersebut berasal dari berbagai latar belakang ekonomi, tidak hanya dari berbagai kota besar. Hal itu menunjukkan keberhasilan perusahaan menciptakan dampak ekonomi menyeluruh, sekaligus menciptakan pola perilaku di masyarakat yang memanfaatkan keberadaan marketplace dan teknologi sebagai bagian dari aktivitas ekonomi.
"Kami mengoptimalkan platform kami untuk menerobos kesenjangan ekonomi, infrastruktur, dan mendukung inklusi keuangan. Kami ingin menciptakan dampak di masyarakat dengan terus mengembangkan ekosistem digital yang berbasis keadilan ekonomi bagi semua," kata Rachmat Kaimuddin dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (11/9/2020).
Baca Juga: Baru Saja Jadi Bos Telkom, Pendiri Bukalapak Fajrin Rasyid Tutup Blanja.com
Ia juga menyampaikan, Bukalapak menargetkan bisnis yang berkelanjutan dengan peningkatan EBITDA dan burn rate semakin rendah. Hal ini dibuktikan dengan capaian yang menghasilkan kenaikan dalam monetisasi. Sampai pertengahan 2020, Bukalapak meningkatkan EBITDA hingga 60% lebih.
Lihat Juga :