Sektor Transportasi Darat Masih ‘Meraba’ PSBB Total Ala Gubernur Anies
Jum'at, 11 September 2020 - 18:01 WIB
loading...
Sektor transportasi masih meraba-raba rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total seperti apa, yang akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Sektor transportasi masih meraba-raba rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total seperti apa, yang akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sejumlah pihak sudah pesimis, penerapan kembali PSBB memulai langkah dari nol lagi ketika penerapan transisi new normal baru dimulai.
(Baca Juga: DKI Jakarta Injak Rem Darurat, Pembatasan Transportasi Sedang Dikaji )
Ketua Umum Organda Adrianto Djokosoetono mengatakan, pengalaman PSBB sudah pernah diterapkan beberapa bulan sejak pandemi Covid-19 mulai melanda Tanah Air, khususnya di Ibukota Jakarta. “Dan yang pasti kita masih menunggu apa perubahan mendasar pada PSBB yang akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta. Apakah berbeda dengan sebelumnya atau bagaimana,” ujarnya di Jakarta, Jumat (11/9/2020).
Menurutnya, pengaruh PSBB terhadap sektor angkutan darat jelas memberikan dampak dari sisi permintaan (demand). “Tapi saya kira, pegaruh ini sudah diantisipasi sebab kita sudah pernah mengalaminya. Kita sudah ada standar protokol ketat yang pasti,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia, Kurnia Lesani Adnan mengatakan, pihaknya masih melihat perkembangan mengenai rencana Gubernur Anies menerapkan PSBB total.
(Baca Juga: DKI Jakarta Injak Rem Darurat, Pembatasan Transportasi Sedang Dikaji )
Ketua Umum Organda Adrianto Djokosoetono mengatakan, pengalaman PSBB sudah pernah diterapkan beberapa bulan sejak pandemi Covid-19 mulai melanda Tanah Air, khususnya di Ibukota Jakarta. “Dan yang pasti kita masih menunggu apa perubahan mendasar pada PSBB yang akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta. Apakah berbeda dengan sebelumnya atau bagaimana,” ujarnya di Jakarta, Jumat (11/9/2020).
Menurutnya, pengaruh PSBB terhadap sektor angkutan darat jelas memberikan dampak dari sisi permintaan (demand). “Tapi saya kira, pegaruh ini sudah diantisipasi sebab kita sudah pernah mengalaminya. Kita sudah ada standar protokol ketat yang pasti,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia, Kurnia Lesani Adnan mengatakan, pihaknya masih melihat perkembangan mengenai rencana Gubernur Anies menerapkan PSBB total.
Lihat Juga :