Kurs Rupiah Masih Dibayangi Sentimen Positif Saat PSBB Jakarta Mulai Bergulir

loading...
Kurs Rupiah Masih Dibayangi Sentimen Positif Saat PSBB Jakarta Mulai Bergulir
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kemungkinan masih akan mendapatkan sentimen positif dikarenakan pergerakan aset berisiko pasar Saham Asia. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kemungkinan masih akan mendapatkan sentimen positif dikarenakan pergerakan aset berisiko pasar Saham Asia. Di sisi lain DKI Jakarta yang mulai hari ini menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bukan total diyakini bikin pelaku pasar lega.

(Baca Juga: Airlangga Minta Jangan Ada Kejutan Lagi, Sindir Anies Soal PSBB?)

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini terlihat sentimen positif membayangi pergerakan aset berisiko dengan indeks saham Asia bergerak menguat dan nilai tukar emerging market juga bergerak menguat terhadap dollar AS.

"Sentimen positif datang dari dimulainya kembali pengujian vaksin Astrazeneca yang sempat terhenti," kata Ariston di Jakarta, Senin (14/9/2020).



Sambung dia menerangkan, penguatan indeks saham berjangka AS, Dow Jones, karena berita akuisisi Nvidia juga memberikan sentimen positif ke pasar. Sentimen positif ini mengesampingkan konflik AS dan China yang memanas belakangan ini.

(Baca Juga: Gubernur BI Proyeksi Rupiah Bergerak di Level 14.700 Tahun Depan)

"Rupiah mungkin bisa menguat terhadap dollar AS mengikuti sentimen ini. Berita PSBB Jakarta bukan PSBB total mungkin sedikit melegakan pelaku pasar. Potensi kisaran hari ini di level Rp14.750 hingga Rp14.950 per USD," jelasnya.
(akr)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top