BPS: Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Sektor Peternakan

Rabu, 05 November 2025 - 18:29 WIB
loading...
BPS: Program Makan Bergizi...
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat salah satu sektor yang tumbuh paling kuat adalah peternakan, yang meningkat 6,51% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) mencatat salah satu sektor yang tumbuh paling kuat adalah peternakan , yang meningkat 6,51% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menjelaskan bahwa pertumbuhan sektor peternakan terutama ditopang oleh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendorong lonjakan permintaan terhadap produk unggas.

“Peternakan tumbuh 6,51 persen sejalan peningkatan permintaan telur dan ayam ras untuk MBG,” kata Edy dalam rilis resmi BPS, Rabu (5/11/2025).

Sebelumnya, BPS juga menyebut program MBG menjadi salah satu faktor pendorong inflasi Oktober 2025, khususnya pada komoditas telur ayam ras dan daging ayam ras. Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Potensi Gerakkan Ekonomi Rp86 Triliun

“Pelaksanaan Program MBG yang telah berlangsung selama beberapa bulan turut mendorong lonjakan permintaan terhadap telur ayam ras dan daging ayam ras yang menjadi bagian dari menu program,” ujar Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers di kantor BPS.

Namun Pudji menambahkan, selain peningkatan permintaan, terdapat faktor lain yang turut menyebabkan kenaikan harga kedua komoditas tersebut, yakni meningkatnya biaya produksi. “Tentunya ada peningkatan komponen biaya produksi seperti DoC, livebird, dan jagung pakan,” ungkap Pudji.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Rekomendasi
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved