PSBB 'Dadakan' Bikin Pengusaha Jumpalitan, Sampai Kapan Bisa Bertahan?
Senin, 14 September 2020 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sudah prediksi akan ada PSBB lagi tapi tidak secepat ini. Karena baru diumumkan, empat hari kemudian harus dilaksanakan. Kami para pelaku usaha butuh perencanaan tentunya," katanya. (Baca juga: PSBB Jakarta Dadakan, Pengusaha: Kita Tak Ingin Serahkan Nyawa kepada Keadaan )
Meksi terkesan dadakan, pihaknya menyambut baik adanya PSBB. Sebab, kasus Covid-19 semakin melonjak setiap harinya, maka mau tidak mau dunia usaha menaati kebijakan Pemda DKI Jakarta.
"Dunia usaha mulai tumbuh kembali, Namun pada saat pada yang sama kami pun melihat bahwa Covid-19 ini tidak terkendali terutama pada masa transisi kemarin," terangnya
Dia menambahkan bahwa pihaknya mendukung operasi yustisi atau penegakan disiplin warga di DKI Jakarta untuk menertibkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan bersamaan dengan PSBB di DKI Jakarta, resmi diterapkan per hari ini. (Lihat grafis: Kebijakan Operasional MRT Jakarta Pada Saat Jakarta PSBB Total )
"Kita sangat mendukung sekali dengan adanya operasi yustisi ini, karena mungkin akan meningkatkan lebih dari kesadaran masyarakat lagi ke depannya. Dan mungkin selain itu juga masyarakat juga akan lebih takut,” pungkasnya.
Meksi terkesan dadakan, pihaknya menyambut baik adanya PSBB. Sebab, kasus Covid-19 semakin melonjak setiap harinya, maka mau tidak mau dunia usaha menaati kebijakan Pemda DKI Jakarta.
"Dunia usaha mulai tumbuh kembali, Namun pada saat pada yang sama kami pun melihat bahwa Covid-19 ini tidak terkendali terutama pada masa transisi kemarin," terangnya
Dia menambahkan bahwa pihaknya mendukung operasi yustisi atau penegakan disiplin warga di DKI Jakarta untuk menertibkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan bersamaan dengan PSBB di DKI Jakarta, resmi diterapkan per hari ini. (Lihat grafis: Kebijakan Operasional MRT Jakarta Pada Saat Jakarta PSBB Total )
"Kita sangat mendukung sekali dengan adanya operasi yustisi ini, karena mungkin akan meningkatkan lebih dari kesadaran masyarakat lagi ke depannya. Dan mungkin selain itu juga masyarakat juga akan lebih takut,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :