Mayday, Mayday, Industri Penerbangan Dunia Terancam Bangkrut

Senin, 04 Mei 2020 - 15:48 WIB
loading...
A A A
Kajian yang dipublikasikan oleh CAPA (Centre for Asia-Pacific Aviation) lembaga konsultasi dan analisis penerbangan yang berbasis di Sydney Australia pada 29 April lalu mengatakan penumpang pada perusahaan maskapai penerbangan di Eropa sudah anjlok sebesar 87%. Sebagai perbandingan penumpang pesawat di kawasan Amerika Latin juga turun 82%. Sementara penumpang burung besi di Timur Tengah merosot 75%, Afrika 75%, Amerika Utara berkurang 71%. Lalu untuk kawasan Asia Pasifik anjlok 60%.

Tak mengherankan jika CAPA pun memprediksikan dalam dua bulan ke depan dari 800 maskapai penerbangan di dunia, lebih dari 50% akan gulung tikar, akibat dihantam pandemi corona. CAPA mengatakan prediksi ini bisa tidak terjadi dengan catatan pemerintah setempat mau memberikan bantuan kepada perusahaan penerbangan.

Asosiasi Transportasi Udara Internasional, IATA pun menyebutkan, industri penerbangan global membutuhkan bantuan dari pemerintah. Bantuan dimaksud adalah skema bailout total antara US$150 miliar dan US$200 miliar untuk bertahan dari krisis akibat virus Corona.

Sebelum bantuan itu datang, berbagai upaya pun dilakukan maskapai penerbangan untuk tetap bertahan hidup. Intinya perusahaan-perusahaan tersebut melakukan efisiensi besar-besaran agar tetap eksis. PHK dan merumahkan karyawan jadi cara yang paling banyak dipilih.

British Airways misalnya , telah melakukan PHK pada 30.000 awak kabin dan staf. Terbaru maskapai penerbangan asal Inggris ini juga akan merumahkan 800 pilotnya. Hal yang sama juga dilakukan oleh Air Canada. Perusahaan penerbangan yang berkantor pusat di Montreal, Quebec, Kanada, mengumumkan akan merumahkan hampir setengah dari karyawannya di kuartal II-2020, atau sekitar 15.200. Diantara mereka yang akan di PHK itu adalah 1.300 manajer, 5.100 pramugari dan juga 1.500 karyawan di anak perusahaan.

Sementara miliarder Richard Branson, pemilik maskapai Virgin Atlantic, punya kiat lain. Dibanding harus merumahakan karyawannya ia mati-matian membujuk Pemerintah Inggris untuk guna membantu bisnis penerbangannya agar selamat dari krisis ini. Richard Branson meminta pemerintah Inggris untuk memberikan bailout sebesar 500 juta poundstering atau setara dengan Rp 9,6 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Hilirisasi Tahap II...
Hilirisasi Tahap II Digenjot, Pengamat: Bisa Dongkrak Ekonomi dan Tambah Pendapatan Negara
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved