Wuih! Airlangga Bilang RI Bakal Gantikan China Jadi Tujuan Investasi

Rabu, 16 September 2020 - 10:48 WIB
loading...
Wuih! Airlangga Bilang...
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada sekitar 143 pabrik dari luar negeri yang ingin melakukan relokasi ke RI . Banyaknya relokasi pabrik tersebut tidak menutup kemungkinan Indonesia bakal menggantikan China sebagai tujuan investasi.

"Kita ingin menggantikan posisi China sebagai tujuan investasi. Data dari BKPM terdapat 143 perusahaan yang memiliki rencana relokasi investasi ke Indonesia," ujar Airlangga dalam diskusi virtual, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga: Terungkap! Anggur Kemasan yang Beredar di RI Banyak Diimpor dari China

Menurut dia yang sudah serius untuk merealokasi pabriknya ke Indonesia adalah Taiwan, Hongkong, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Hal ini akan terus bertambah dengan seiringnya perizinan investasi yang sudah mudah di Indonesia.

"Rencana relokasi investasi ke Indonesia ini diantaranya adalah Amerika Serikat, Taiwan, Jepang, Hongkong dan Korea Selayan lalu potensi penyerapan tenaga kerja lebih dari 300 ribu lebih tenaga kerja yang terserap," jelasnya.

Dia optimistis pandemi ini memberikan pelajaran berharga bagi setiap negara. Di antaranya rantai pasok barang tidak bisa terpusat di satu negara. Untuk itu peluang investasi juga bakal jadi fokus Indonesia dalam memulihkan ekonomi Indonesia.

"Untuk mengatasi tantangan eksternal dan internal, guna menangkap peluang relokasi investasi dari china ke Asia Tenggara, pemerintah menyadari pentingnya investasi dan daya saing Indonesia," jelasnya. Baca Juga: Terungkap! Ternyata RI Banyak Impor Emas dari Hong Kong
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
ARTJOG 2026 Hadir Lagi!...
ARTJOG 2026 Hadir Lagi! Beli Tiket di BRImo, Langsung Diskon 15 Persen
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
Berita Terkini
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Grand Filano Ramai di...
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved