Usai Maduro Tumbang, Barter Minyak Rp33 Triliun Awali Babak Baru AS-Venezuela
Senin, 26 Januari 2026 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
Kedatangan nafta AS ini memberi napas bagi perusahaan minyak negara PDVSA dan mitranya untuk kembali mencampur dan mengekspor minyak mentah. Analis memperingatkan, pasokan pengencer yang tidak stabil berisiko memangkas produksi ratusan ribu barel per hari.
Baca Juga: Imbas Blokade AS, Impor Minyak China dari Venezuela Anjlok 75%
Pemulihan sektor minyak Venezuela, yang produksinya merosot dari 3 juta bph (2008) menjadi di bawah 1 juta bph saat ini, masih menghadapi jalan panjang. Infrastruktur yang rusak parah memerlukan investasi besar. Rystad Energy memperkirakan butuh USD 53 miliar dalam 15 tahun hanya untuk mempertahankan level produksi saat ini.
Pemerintahan Presiden Donald Trump dikabarkan sedang berdiskusi dengan Chevron dan perusahaan jasa minyak seperti SLB dan Halliburton untuk merancang skema pemulihan produksi yang lebih efisien, membuka babak baru pengaruh AS di jantung energi Amerika Selatan.
Baca Juga: Imbas Blokade AS, Impor Minyak China dari Venezuela Anjlok 75%
Pemulihan sektor minyak Venezuela, yang produksinya merosot dari 3 juta bph (2008) menjadi di bawah 1 juta bph saat ini, masih menghadapi jalan panjang. Infrastruktur yang rusak parah memerlukan investasi besar. Rystad Energy memperkirakan butuh USD 53 miliar dalam 15 tahun hanya untuk mempertahankan level produksi saat ini.
Pemerintahan Presiden Donald Trump dikabarkan sedang berdiskusi dengan Chevron dan perusahaan jasa minyak seperti SLB dan Halliburton untuk merancang skema pemulihan produksi yang lebih efisien, membuka babak baru pengaruh AS di jantung energi Amerika Selatan.
(nng)
Lihat Juga :